JAKARTA – Pratikno secara resmi menggantikan Muhadjir Effendy sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dalam sebuah serah terima jabatan yang berlangsung di Kantor Kemenko PMK, Senin pagi. Acara ini menandai transisi penting dalam kabinet pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terutama terkait pembangunan manusia dan kebudayaan.
Muhadjir Effendy, yang telah menjabat Menko PMK sejak 2019 pada era Presiden Joko Widodo, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan selama masa jabatannya. Ia juga menyoroti pencapaian penting, seperti percepatan penanganan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesehatan, yang diharapkannya dapat terus dilanjutkan oleh penerusnya, Pratikno.
Dalam pidato yang hangat dan penuh keakraban, Muhadjir tidak lupa melontarkan kelakar bahwa Pratikno sudah mulai “bekerja” bahkan sebelum resmi menjabat. “Pak Pratikno sudah kasih instruksi sejak jauh-jauh hari,” candanya, disambut tawa hadirin. Ia juga optimis bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, program-program strategis Kemenko PMK akan terus mendapat perhatian besar.
Sementara itu, Pratikno, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di era Presiden Jokowi, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program prioritas yang telah dirintis Muhadjir, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial.
“Kita akan melanjutkan program-program strategis yang sudah berjalan dan tentunya berinovasi untuk memastikan peningkatan kualitas manusia Indonesia semakin optimal,” ujar Pratikno dalam sambutannya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan berlangsung dalam suasana hangat serta penuh optimisme untuk masa depan pembangunan manusia dan kebudayaan Indonesia. Transisi kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih maju dan sejahtera di era pemerintahan baru. (din/fs)







Komentar