oleh

Warga Perumnas Depok Satu Keberatan Dishub Kembalikan Satu Arah  Jalan Raya Nusantara dan Arief Rahman Hakim

POSKOTA.CO-Rencana atau wacana pemerintah kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Depok mengembalikan wacana Jalur Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Raya Arief Rahman Hakim dan Jalan Raya Nusantara, mendapatkan penolakan atau keberatan warga Perumnas Depok Satu maupun pemilik usaha di sepanjangan jalan tersebut.

“Keberatan adanya wacana mengembalikan Jalur SSA di dua jalan utama mrlihat dari kondisi di lapangan selain malam hari dijadikan ajang kebut kebutan sepeda motor juga bakal mematikan perekonomian pemilik tempat usaha,” kata Irsan, warga Perumnas Depok Satu, Kelurahan Depok Jaya, Jumat (28/7).

Tidak perlu adanya Jalur SSA karena di sekitar Pasar Dewi Sartika sudah tidak ada lagi pintu perlintasan kereta Jabodetabek karena sudah djbangun Underpass dan Jalan Raya Arief Rahman Hakim sudah Flayover, tegasnya.

Hal senada dikatakan, Ketua RW 03, Jaya N, seharusnya Pemkot Depok mengajak dialog seluruh pengurus RW atau RT di Kelurahan Depok Jaya terkait wacana itu jangan langsung main paksa aja dengan dalih uji coba Jalur SSA.

“Yang dibutuhkan di dua jalan itu rambu lalu lintas diperbanyak mulai dari ujung Jalan Kembang Lio, dekat pertigaan Jalan Raya Melati, Depan Pasar Depok Jaya, SDN Anyelir, Masjid Al Muhajirin, SMA N 1 Depok,” katanya.

Sangat terasa ada politisasinya jika tetap dipaksakan, ujarnya kalau tidak salah tahun 2017 menjelang Pemilu tahun 2019 sempat dilakukan Jalur SSA hingga banyak yang demo tapi itu dulu masih jalan utama harus melintas di pintu perlitasan KRL Jabodetabek.

“Kalau sekarang kan sudah lancar bahkan kemacetan hanya terjadi perlimaan Jalan Perikanan yang menyempit saja,” tuturnya. Dilihat dilapangan bangunan yang membuat sempit sudah dibebaskan tinggal dikerjakan pelebarannya. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *