POSKOTA.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menggelar rangkaian acara puncak Festival Anti Korupsi bersama jajaran Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Syaefulloh Hidayat berlangsung di Pos Bloc, gedung kantor Pos, Jalan Pos, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022).
Gabung bersambut, Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma dengan banyak tersenyum semangat mengajak jajarannya untuk menanamkan anti korupsi ke dalam pikiran maupun hati.
Ungkapan tersebut dikatakan orang pertama dilingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Pusat sambil mengapresiasi dengan kasih jempol di sela-sela menghadiri acara puncak acara Festival Anti Korupsi di Pos Bloc.
Menurut Dhany, korupsi merupakan kejahatan yang sangat besar bagi bangsa dan negara. Sehingga melalui kegiatan hari anti korupsi ini kita dapat menanamkan secara ontologi bahwa anti korupsi itu ada di dalam pikiran secara intuitif. Sehingga, ke depannya anti korupsi ini melekat ke dalam perilaku.
“Nah, jadi anti korupsi ini melekat tidak hanya berdasarkan aturan saja tetapi dalam perilaku yang harus dipegang teguh untuk menjaga integritas. Anti korupsi ini harus diamalkan bukan hanya orang per orang tapi secara keseluruhan,” jelas Dhany Sukma.
Lanjut mantan Kadis Dukcapil DKI ini, bahwa persoalan korupsi ada kaitannya dengan etika sosial. Terjadinya korupsi dipengaruhi sikap permisif yang ada di masyarakat terhadap korupsi begitupun dengan organisasi.
Sehingga ketika ingin membumikan nilai-nilai integritas budaya anti korupsi harus memiliki komitmen bersama bahwa korupsi merupakan musuh bersama yang harus diatasi secara bersama-sama pula.
“Dengan kegiatan ini diharapkan sudin, suban, camat dan lurah harus ikut terlibat memerangi korupsi. Apalagi kita diatur dengan PP nomor: 94 tentang disiplin pegawai. Ada kewajiban umum, kewajiban ada larangan, di dan juga ada konsekuensi ketika dilanggar,” jelas Dhany Sukma.
Bus Anti Korupsi mewarnai kegiatan ini yang merupakan penutup rangkaian road show bus anti korupsi yang wara-wiri ke seluruh kota di DKI Jakarta. Sekedar diketahui, sebelum acara puncak di gelar Pos Bloc, Festival Anti Korupsi Jakarta Pusat dilaksanakan di SMKN 27 dan SMAN 77 dengan beragam kegiatan yang diwarnai dengan iringan dari bus-bus anti korupsi.
“Dalam kegiatan juga digelar lomba poster, puisi dan film pendek bagi siswa. Kegiatan ini kolaborasi antara Inspektorat DKI Jakarta dengan wali kota dan UKPD di wilayah,” ungkap Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat.
Bus Anti Korupsi
Sementara itu, Inspektur Pembantu Kota Administrasi Jakarta Pusat, Taufik menambahkan, sebelum puncak perayaan Hari Anti Korupsi ini Pemprov DKI Jakarta bersama Pemkot Administrasi Jakarta Pusat menghadirkan bus anti korupsi. Bus ini berkunjung ke sekolah – sekolah dan mengedukasi para siswa-siswi dan warga masyarakat terkait dengan nilai anti korupsi.
“Harapannya dengan gerakan seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran dan budaya di jakarta untuk menolak, melawan, sehingga terbebas dari perilaku korupsi,” jelas Taufik.
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Pusat Lestari Ady Wiryono didampingi Kepala Seksi (Kasi) Komunikasi dan Informasi Publik Sudin Kominfotik Jakpus M Shendy Adam Firdaus mengatakan, acara puncak Festival Anti Korupsi bersama Pemprov DKI dan Pemkot Administrasi Jakarta Pusat dengan jajaran Inspektur Provinsi DKI Jakarta ini dilaksanakan dari pagi hari hingga siang hari. (van)







Komentar