POSKOTA.CO – Gang kumuh disulap jadi lingkungan kampung berwarna. Gang sempit yang sedang ditata ini persisnya bersebelahan dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gotong Royong, Kartini, Sawah Besar. Simsalabim abrakadabra berubah.
Sekedar diketahui, sebelumnya lokasi gang sempit yang berada di pemukiman padat penduduk, Jalan Gotong Royong Gang F1, RT 008/02, Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat ini kumuh, kotor alias memerlukan sentuhan pamong Lurah.
“Awalnya memang gang di pemukiman tersebut tempatnya pemeliharaan unggas warga. Saat ini sedang kami tata bersama sektoral terkait. Bismillah aja,” kata Lurah Kartini Ati Mediana kepada Wartawan, Kamis (16/2/2023) sore.
Ati mengaku, pengerjaan di lokasi nantinya akan dijadikan kawasan penataan unggulan Kelurahan Kartini sesuai arahan dan perintah Penjabat (Pj) Gubenur DKI Heru Budi Hartono. “Untuk mengerjakan penataan di gang sempit berukuran 3 x 50 meter dikerjakan secara menyeluruh dengan gotong royong bersama sektoral terkait dengan warga sekitar dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU),” ungkap Ati Mediana.
Mural 3 Dimensi
Adapun penataan keroyokan dan gawe bareng di gang sempit tersebut, tambah Ati Mediana diantaranya meliputi, mural tiga dimensi dengan gambar pengetahuan untuk edukasi anak-anak sekolah SDN Gotong Royong. Kemudian, pengerjaan normalisasi saluran dikerjakan Satuan Pelaksana (Satpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Sawah Besar. Jalan rusak diaspal Bina Marga (BM).
“Untuk mempercantik gang ini kita gotong royong dengan Satpel KPKP menanami Tanaman Obat (Toga) dan membuat kolam gizi. Sedangkan tanaman vertikal garden Satpel Pertamanan dan Hutan Kota. Edukasi lain warga juga akan disosialisasikan tentang pemilahan sampah dan komposter dari Satpel Lingkungan Hidup (LH),” jelas Ati seraya menambahkan, mulai ditata gang sempit itu pada Minggu ke 3 dibulan Januari 2023 kemarin.
“Gang sempit yang nantinya menjadi kawasan penataan unggulan Kelurahan Kartini ini menjadi berwarna ini meliputi warna merah, kuning, biru, putih, abu-abu, oranye, hijau dan lain-lain dihiasi dengan mural tiga dimensi yang memiliki makna pesan moral untuk lingkungan sebagai upaya edukasi bagi kecerdasan anak bangsa. Prediksi penataan rampung di akhir bulan Maret 2023,” tutur Ati menutup perbincangan. (van/bw)







Komentar