JAKARTA – Pemkot Jakarta Pusat kembali menggelar Silaturahmi Malam Hari Walikota Jakpus bersama tokoh dan warga Kebon Kosong. Pertemuan berlangsung di aula Masjid Akbar, Kemayoran, Selasa (18/11/2025) malam.
Dalam silaturahmi kali ini, Walikota Arifin minta kepada pengurus RW di wilayah Kebon Kosong dapat merangkul, membina serta mengedukasi warganya dengan pendidikan. “Untuk memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan. Pak RW tolong diedukasi warganya karena untuk memutus mata rantai kemiskinan yaitu dengan pendidikan,” tandasnya.
Arifin juga berharap camat dan lurah bergerak cepat merespon keluhan warga. “Sebagai pamong di wilayah harus ada empati dalam berkolaborasi melayani masyarakat. Jadi harus Gercep lurah dan camatnya,” pesannya.
Dengan begitu, tambah Arifin tidak ada batas jarak dan waktu. “Kalau pejabat takut memberikan nomor handphone kepada warga, itu tidak bagus. Kalau saya malah berikan nomor dan siap dihubungi. Jadi yang belum punya nomor saya tolong disimpan. Jadi pemimpin itu tidak boleh ada jarak dengan warganya,” tutur Arifin.
Ketua Dewan Kota (Dekot) Jakpus Nasirman Chaniago mengapresiasi acara silaturahmi yang berlangsung dengan guyub, kompak serta ada dialog interaktif. “Saya mengapresiasi silaturahmi malam hari karena banyak didatangi warga. Ini sebagai ajang untuk berkomunikasi dalam menyerap aspirasi masyarakat,” ucap Nasirman yang juga Dekot perwakilan dari Kecamatan Kemayoran.
Nasirman menerangkan, khusus di wilayah Kebon Kosong karena keberadaannya di lahan Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) perwakilan dari Sekretaris Negara (Sekneg) Republik Indonesia (RI). Ia berharap Gubenur Pramono Anung serius membereskan masalah status tanah warga termasuk juga Fasum dan Fasos.
“Karena persoalan lahan Fasum dan Fasos merupakan kewenangan tingkat provinsi, termasuk juga status tanah warga yang terbengkalai. Jadi Dekot minta Gubernur Pramono serius menyelesaikan persoalan yang sudah berlangsung puluhan tahun,” tandasnya.
Dalam pertemuan acara silaturahmi turut dihadiri, pejabat teras Pemkot Jakpus, para Asisten, Kabag, Kasudin, camat dan para lurah, DMI, MUI, serta RT/RW, LMK, FKDM, Katar, PKK, tokoh masyarakat, dan tiga pilar, Satpol PP, Perhubungan dan lain-lain. (van/jo)







Komentar