oleh

Penyakit Autoimun juga Dapat Ditanggung Penuh BPJS Kesehatan

POSKOTA.CO-Pengidap penyakit lupus, atau yang saat ini kerap dikenal dengan penyakit autoimun juga dapat berobat dengan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Hal ini dijelaskan oleh Evti (25) yang telah pulih dari penyakit lupus yang pernah dideritanya tahun 2019 silam. Proses pengobatan yang dijalaninya dengan selama kurang lebih satu tahun itu berjalan lancar dengan pengurusan administrasi menggunakan Kartu JKN.

“Selama tahun 2019 hingga tahun 2021 saya kerap menjalani proses rawat jalan dengan Kartu JKN untuk pemulihan penyakit lupus saya ini. Bahkan, saya sempat diharuskan untuk menjalani pengobatan rawat inap karena imun saya yang begitu drop kala itu, hingga untuk duduk pun saya tidak bisa tanpa bantuan para perawat medis di Rumah Sakit Pelni, fasilitas kesehatan yang saya percayai dapat menggiring saya menuju kesembuhan total seperti saat ini,” tutur Evti.

Proses rawat inap di rumah sakit tersebut yang dijalankan selama dua minggu itu tidak memungut biaya dari kantongnya satu rupiah pun. Sama seperti operasi yang sebelumnya pernah dilalui, yaitu operasi paru – paru basah yang memerlukan operasi untuk pengambilan atau sedot cairan dari dalam paru – paru. Operasi ini juga dijalankannya dengan jaminan kesehatan menggunakan BPJS Kesehatan, dan lagi – lagi tidak membuatnya perlu mengeluarkan satu rupiah pun.

“Saya pribadi yang memang sudah mengikuti kepesertaan Program JKN ini sejak lama, tidak pernah mengeluarkan biaya sama sekali. Hal ini sangat membantu, ditambah saya sebagai ibu rumah tangga merasa tidak perlu merepotkan suami dengan harus membuatnya mengeluarkan biaya yang besar untuk pengobatan saya pada masa itu. Apalagi, operasi yang pernah saya jalani walaupun hanya operasi kecil tetapi biaya yang diperlukan juga tidak sedikit kalau kita tidak memiliki jaminan kesehatan. Saya juga akan merasa kelimpungan kalau saat itu harus merogoh kocek pribadi,” jelasnya.

Evti yang baru saja memastikan keaktifan status kepesertaannya ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat ini mengaku dapat tetap tenang dan menjadi lebih semangat untuk memperjuangkan kesembuhannya kala itu, mengingat ia dan suaminya tidak perlu memusingkan biaya pengobatan rawat inap hingga rawat jalan. Dengan ini, ia dapat lebih fokus kepada tujuannya untuk hidup lebih sehat dan tetap melakukan cek kesehatan secara berkala ke faslitas kesehatan yang sudah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *