oleh

Pemilihan Koordinator Pedagang Pasar Loak Poncol Jakpus Dibatalkan

-Megapolitan-228 views

POSKOTA.CO – Tokoh masyarakat Bungur, Mudjiono, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak usah aneh-aneh dalam mencampuri Pasar Loak Poncol Bungur yang sudah kondusif.

“Sebaiknya masalah Pasar Loak Poncol jangan dibawa ke ranah politik, tetapi ikuti apa maunya arus bawah dalam hal ini para pedagang yang resmi. Selama aman dan nyaman karena para pedagang sebagian besar menolak pemilihan koordinator pedagang Pasar Loak Poncol, Bungur, Senen, Jakarta Pusat yang akan digelar Suku Dinas (Sudin) Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Pusat pada Senin (11/1/2021) di kantor Kecamatan Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat,” ungkap Mudjiono, Sabtu (9/1/2021).

Menurutnya, saat ini era ‘bottom up’ jadi sudah tidak zaman nya lagi era top down. “Selama sudah kondusif dan nyaman kenapa tidak dilanjutkan,” ucapnya.

Tokoh ini juga mengingatkan kepada Camat dan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat jangan sampai masuk ke dalam jebakan ‘Betmen’ yang bisa meruntuhkan jabatannya karena melanggar PSBB. Jangan sampai gara-gara Pasar Poncol bisa merusak reputasinya karena pelanggaran PSBB.

“Jangan sampai Camat dan Plt Wali Kota Jakarta Pusat masuk jebakan ‘Betmen’ karena bisa meruntuhkan jabatannya yaitu melanggar PSBB seperti masalah di Petamburan. Mereka harusnya berani tegas menolak, dasarnya yaitu PSBB,” tandasnya.

Dia juga menggarisbawahi, tentang pemilihan RT/RW dan LMK saja ditunda karena untuk menghindari kerumunan. Sedangkan, pemilihan koordinator pedagang Pasar Loak Poncol dipaksakan digelar oleh Sudin PPKUKM Jakarta Pusat. “Setahu saya tidak ada aturannya tentang pemilihan koordinator pedagang,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebagin besar pedagang tidak menghendaki pemilihan koordinator pedagang. Selama kepengurusan Ibu Liliana, para pedagang sudah merasa nyaman dan dilayani dengan baik serta didukung tokoh masyarakat setempat dengan 75 persen dukungan dan pernyataan para pedagang surat dari para ketua RW dan juga LMK se-Kelurahan Bungur.

Sementara itu, Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat dikonfirmasi tentang pemikihan koordinator pedagang Pasar Loak Poncol menyatakan, mengingat pada 11 Januari 2021 hari pertama PSBB ketat harus bisa memutus mata rantai penularan Covid 19.

“Kondisi Covid 19 di Jakarta Pusat sedang melonjak. Saya secara pribadi acara ini dibatalkan untuk menghindari kerumunan,” tulis Irwandi melalui ponsel, Sabtu (9/1/2021).

Menurut Irwandi, acara ini merupakan kewenangan Sudin dan Dinas PPKUKM. “Kecamatan Senen hanya ketumpangan tempat bukan inisiasi dan kewenangan camat lebih baik di kaji ulang acara ini karena saya tidak mengizinkan Kecamatan Senen ada acara dan kerumunan,” tandasnya.

Setelah berita ini diturunkan, Inspektorat DKI Jakarta diminta melakukan pemeriksaan terhadap Sudin PPKUKM Jakarta Pusat lantaran menyalahi kewenangan aturan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 10 tahun 2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta PSBB ketat yang diduga atas desakan Pelaksana Tugas (Plt) PPKUKM DKI Jakarta Ardiansyah dan anggota dewan dari Moncong Putih. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *