oleh

Ormas Untuk Kemaslahatan Umat, Ribuan Kader BPPKB HDS Ikuti Pembinaan dan Penyuluhan dari Ditbinmas Polda Metro

JAKARTA – Ketua Umum DPP Ormas Barisan Perubahan Pemersatu Keluarga Banten Almarhum Haji Dudung Sugriwa (BPPKB Banten HDS) Dr Adi Kurnia Setiadi memberikan apresiasi kepada tim dari Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya. Apresiasi diberikan atas inisiatif yang memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang program Jaga Jakarta yang dihadiri ribuan orang.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Polda Metro Jaya atas kegiatan pembinaan dan penyuluhan yang diberikan kepada anggota BPPKB Banten HDS, tentu sangat bermanfaat, baik dalam kegiatan organisasi maupun sosial,” kata Adi Kurnia pada acara yang digelar di Pondok Adi Kurnia Setiadi Jl Mushola, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (28/6).

Penyuluhan tersebut merupakan bagian akhir roadshow Polda Metro Jaya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2026. Penyuluhan diberikan oleh Kasubdit Binpolmas AKBP Jajang Hasan Basri dari Ditbinmas Polda Metro Jaya bersama timnya. “Kami bersyukur, meski DPP BPPKB Banten HDS ini baru lahir dan belum sempat diresmikan tapi sudah mendapat perhatian dari banyak pihak, termasuk Polda Metro Jaya,” ungkap Adi mantan anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.

Adi melanjutkan sebelum penyuluhan, pihaknya juga menggelar santunan terhadap 250 anak yatim. Selain itu, acara juga diisi pengajian yang dibawakan pendakwah kondang Ustadz Syam yang sering ceramah di tv. “Kegiatan ini juga sekaligus menegaskan bahwa BPPKB Banten HDS jauh dari aksi premanisme tapi akan berkontribusi menjaga Kamtibmas melalui program Jaga Jakarta,” ujar Adi didampingi istri Maelinda. Kehadiran BPPKB HDS untuk kemaslahatan umat.

AKBP Jajang menjelaskan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara, Polda Metro melalui Ditbinmas melakukan roadshow penyuluhan masyarakat. Kegiatan bertajuk Pembinaan dan Penyuluhan dalam Rangka Membangun Sinergitas Kemitraan Antara Polri dan Masyarakat. Tadi para anggota diingatkan bahwa dalam berorganisasi yang bersifat lokal tapi wajib berpedoman pada persatuan Indonesia. “Tidak ada bedanya antara bela negara dan kamtibmas, semua untuk kebaikan. Kita juga wajib mendukung slogan keamanan Polda Metro maupun Pemprov DKI yakni Jaga Jakarta,” papar AKBP Jajang.

Ustadz Syam menambahkan dalam berorganisasi harus diniati dengan nilai agama, supaya kegiatan bisa menjadi amal baik. Dalam ceramahnya, ustadz muda ini mengingatkan kalau ada orang muslim sehat tapi tidak solat itu sama dengan ODGJ. Maka kalau gak mau disebut ODGJ, ya salatlah,” ujarnya sambil menambahkan sebagai muslim harus banyak berzikir. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *