oleh

Nekat Sediakan Makan di Tempat, Kursi Milik PKL Diangkut Petugas

POSKOTA.CO – Pedagang yang berjualan di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara diangkut kursinya oleh Tim Pengawasan dan Penindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kelurahan Pluit. Tindakan tegas ini dilakukan karena mereka dianggap melanggar melayani pembeli di tempat.

Lurah Pluit Penjaringan Rosiwan mengakui, pihaknya terpaksa mengangkut kursi para pedagang. Menurutnya, ini dilakukan karena melayani pembeli di tempat.

“Kami memang rutin memantau aktivitas masyarakat di lingkungan perkantoran, tempat makan, pusat perbelanjaan, minimarket dan lokasi lainnya. Penegakan aturan PSBB di masa pandemi Covid-19 mengacu kepada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020. Hari ini kami menindak pedagang kali lima karena menyediakan makanan di tempat,” kata Rosiwan, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, dalam pergub mengatur kalau perusahaan dan perkantoran membatasi jumlah karyawan yang masuk hanya 25 persen, dan juga ada pengaturan waktu kerja. Selain itu sarana protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, thermo gun, penggunaan masker juga harus ada.

Maka dari itu, ujar Rosiwan, dirinya mengimbau kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sejumlah lokasi agar mematuhi aturan PSBB dengan tidak melayani pembeli untuk makan di tempat.

“Saat sidak, kita temukan PKL yang masih melayani pembeli untuk makan di tempat, dan itu melanggar aturan PSBB sehingga dikenakan sanksi dengan menyita kursi dan meja makannya. Mereka diperbolehkan berjualan, namun hanya melayani pemesanan makanan yang dibawa pulang atau ‘take away’,” ujar Rosiwan.

Bagi yang melanggar aturan PSBB akan tetap dikenakan sanksi sesuai Pergub Nomor 88 Tahun 2020.

“Jika melanggar pasti kita tindak tegas dengan pemberian sanksi. Penindakan itu bertujuan untuk memberikan efek jera bagi mereka yang nekat melanggar. Padahal aturan PSBB ini dibuat untuk mengantisipasi peningkatan kasus dan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19,” tegas Lurah Rosiwan. (wandhy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *