oleh

Mulai Pekan Depan, Jalan Raya Dewi Sartika Depok Ditutup hingga Desember 2022

POSKOTA.CO – Proyek pembuatan underpass atau jalan bawah tanah di Jalan Raya Dewi Sartika, Kota Depok terus dikebut bahkan mulai pekan depan tepatnya tanggal 17 Mei 2022, Jalan Raya Dewi Sartika bakal ditutup selama enam bulan terkait adanya pekerjaan underpass di pintu perlintasan kereta api dan kali baru.

“Sesuai jadwal maka Jalan Raya Dewi Sartika menuju Jalan Raya Margonda yang melintas di pintu perlintasan kereta api bakal ditutup mulai pukul 23.00 tanggal 17 Mei 2022, dan akan diberlakukan rekayasa lalu lintas hingga bulan Desember 2022 atau enam bulan mendatang,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Eko Herwiyanto didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Depok Marbudiantono, Selasa (10/5/2022).

Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan Polres Metro Depok dan lainnya untuk memberikan kenyamanan dan informasi terkait penutupan jalan tersebut juga akan diturunkan sejumlah petugas atau personel antara lain 20 personel dari Polres Metro Depok, 20 personel Dishub dan 10 personel Satpol PP yang dibagi menjadi dua shift di lima titik yang telah direncanakan. “Saya minta warga mencermati pengaturan yang dilakukan oleh kami. Petugas yang bersiaga juga akan terus memberika sosialisasi,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Depok Marbudiantono mengatakan, ada empat titik rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan, pertama Jalan Raya Pitara menuju Jalan Raya Margonda. Arus dari Jalan Pitara akan dibelokkan ke kiri memasuki Jalam Raya Sawangan, kemudian belok kanan ke Jembatan Sekolah Setia Negara dan belok kanan ke arah Simpang Lima Sandra dan lurus ke Jalan Dewi Sartika atau belok ke kiri ke Jalan Nusantara Raya.

“Kedua Jalan Raya Sawangan menuju Jalan Raya Margonda, arus dari Jalan Raya Sawangan dibelokkan ke kiri di Jembatan Sekolah Setia Negara, lalu belok kanan ke Jalan Raya Salak dan lanjut Simpang Lima Sandra,” ujarnya seraya melanjutkan, yang ketiga dari Jalan Rambutan menuju Jalan Raya Sawangan, arus dari Jalan Raya Rambutan tidak diperbolehkan lurus ke Jembatan Sekolah Setia Negara. Namun, harus belok ke kiri ke Jalan Raya Salak atau putar arah di Simpang Lima Sandra.

“Yang keempat Jalan Raya Dewi Sartika, ini menjadi dua arah dan diperuntukkan bagi kendaraan yang mengarah ke pasar, tempat perbelanjaan, Stasiun Depok Baru, serta permukiman sekitar lanjut ke Jalan Raya Arif Rahman Hakim,” jelasnya.

Tidak hanya itu, imbuh Marbudiantono, Dishub Depok dan Polres Metro Depok juga memasang gambar atau spanduk rekayasa lalu lintas pembangunan underpass Dewi Sartika, di titik-titik strategis dengan rincian gambar untuk menjelaskan arah-arah yang dirancang untuk memandu masyarakat.

“Arus yang dari Jalan Raya Dewi Sartika tidak boleh belok kanan ke Jalan Raya Nusantara tapi harus ke arah Sawangan, kemudian belok kanan di Jembatan Sekolah Setia Negara menuju Jalan Raya Salak,” ujarnya sembari menambahkan, lalu lintas atau kendaraan dari arah barat di Jalan Raya Dewi Sartika dibelokkan ke kiri ke jalan sejajar rel, mengarah ke Stasiun Depok Baru, turunan Fly Over Arif Rahman Hakim ke arah kiri. (*/anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.