JAKARTA – Berdasarkan arahan Penjabat (Pj) Gubernur DKJ Teguh Setyabudi, PAM Jaya memastikan bakal terus berkontribusi terhadap program strategis nasional yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejak dilakukan uji coba di Ibukota, BUMD bidang air bersih ini telah beberapa kali menyediakan paket makanan di sejumlah sekolah.
Hal itu disampaikan Direktur Utama (Dirut) PAM Jaya Arief Nasrudin bahwa pihaknya siap mendukung seluruh program Pemprov DKJ. “Apalagi MBG menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Ditambah Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung-Rano Karno juga tengah menggodok program serupa yakni Sarapan Bergizi Gratis. Kami siap mendukung,” kata Arief di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (2/2).
Sebagai informasi, program Sarapan Bergizi Gratis menjadi salah satu program prioritas 100 hari kerja Pramono-Rano setelah resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta periode 2024-2024-2029. Adapun pelantikan tersebut rencananya bakal dilakukan di Istana Negara antara tanggal 18 dan 20 Februari menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat.
“Pokoknya pemerintah programnya apa saja, PAM Jaya siap mendukungnya dan berkontribusi aktif demi membangun Jakarta. Apalagi kita sekarang sedang menuju Jakarta sebagai Kota Global, maka dukungan yang berorientasi ke sana, kita tingkatkan,” tegas Arief.
Terkait kontribusi dari PAM Jaya di bidang pelayanan air perpipaan, kata Arief, pihaknya akan memasang alat yang berfungsi untuk menyaring dan membersihkan air dari kotoran. “Hal itu, selaras dengan program 100 hari kerja Gubernur Pramono guna menunjang kebutuhan air siap minum bagi para pelajar saat beraktivitas di sekolah,” tandasnya.
Jadi, secara bertahap semua sekolah di Jakarta bakal disediakan fasilitas water purifier oleh PAM Jaya. Fasilitas dispenser ukuran besar itu untuk melayani penyediaan air minum secara gratis. Komunitas sekolah tiap hari bisa mendapatkan air tersebut sehingga tak perlu lagi membeli air minum dalam kemasan. Modalnya cuma membawa botol sendiri.
“Jadi di sekolah kita akan pasangin water purifier. Program ini juga sebagai dukungan 100 hari kerja Gubernur, nanti kita akan masukkan itu ke dalam 100 hari kerjanya Pak Gubernur,” ungkap dia. Bahkan PAM Jaya juga punya target tidak cuma memfasilitasi sekolah, melainkan juga akan memasang water purifier ke seluruh kantor pemerintahan di lingkungan Pemprov DKJ. “Tahap pertama 100 unit di sekolah-sekolah kemudian di kantor-kantor pemerintah yang diperlukan,” pungkas Arief. (jo)







Komentar