oleh

Dapat Gelar Kehormatan Betawi, Nama Panggilan Gubernur Jakarta Terpilih Kini Berubah Jadi Bang Pram atau Bang Anung

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta terpilih Pramono Anung bagi orang Betawi kini panggilannya bukan Mas Pram lagi, melainkan Bang Pram. Pasalnya, Majelis Kaum Betawi (MKB) secara resmi telah menyematkan  gelar kehormatan adat ‘Abang’ kepada calon pemimpin Jakarta lima tahun ke depan.

Penganugerahan gelar kehormatan adat Betawi ‘Abang’ dari MKB berlangsung di Aula Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Jalan Cilangkap Munjul,  Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (1/2). Penyematan gelar dilakukan oleh mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo selaku Ketua Dewan Adat MKB didampingi Ketua Majelis Amanah MKB Marullah Matali yang juga menjabat sebagai Sekda Jakarta.

Penganugerahan gelar adat secara simbolis ditandai dengan penyematan pin kuku macan kepada  Pramono. “Dengan gelar ini, orang Betawi kini memanggilnya dengan sebutan Bang Pram atau Bang Anung,” kata Fauzi Bowo pada acara dihadiri berbagai komunitas etnis Betawi dan sejumlah pejabat Pemprov Jakarta.

Marullah Matali mengatakan, penganugerahan gelar Abang telah melalui proses pembahasan cukup panjang dan matang. “Pak Pramono dinilai layak menyandang gelar Abang yang merupakan sebutan kaum lelaki di kalangan masyarakat Betawi,” jelas Marullah. Menurutnya,  para tokoh Betawi telah berkumpul dan menyepakati penganugerahan gelar tersebut sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah di DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Bang Pram dan Bang Doel. Marullah menilai, Pramono  memiliki komitmen untuk menjadikan Betawi sebagai tuan rumah Kota Jakarta, serta mengembangkan budaya asli Jakarta yang lebih baik lagi.

Gubernur Jakarta periode 2012 – 2017 Fauzi Bowo menuturkan, tercatat dalam sejarah kota Jakarta untuk pertama kalinya, warga asli Jakarta yakni kaum Betawi melalui berbagai organisasi yang bernaung dalam MKB secara resmi memberikan gelar adat kepada Gubernur DKJ terpilih Pramono. “Jangan pernah ragu kaum Betawi mendukung sepenuhnya upaya memajukan  Kota Jakarta yang tidak lama lagi umurnya 500 tahun,” tuturnya.

Sedangkan Gubernur DKJ terpilih, Pramono mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pemberian gelar Abang. “Masa kecil saya akrab dipanggil Anung, setelah dewasa sering dipanggil Mas Pram. Mulai sekarang siapapun boleh memanggil saya Bang Pram atau Bang Anung. Adapun orang yang biasa memanggil saya Mas Pram juga boleh,” ujar Pramono yang akan dilantik di Istana antara tanggal 18 dan 20 Februari  2025.

Ia juga berkomktmen akan membawa warna Betawi yang lebih kental di Jakarta. Khusus pengembangan budaya akan dipercayakan kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Rano Karno atau Bang Doel. “Mari bersama membangun Jakarta. Budaya Betawi menjadi simbol utama, bahkan nanti akan diatur agar makanan pokok Betawi akan menjadi jajanan utama di seluruh hotel di Jakarta,” tandas Pramono. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *