JAKARTA – Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Rano Karno menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian kebakaran di Bukit Duri yang mengakibatkan empat warga tewas. Dia juga memerintahkan seluruh Dinas terkait untuk melakukan penanganan guna meringankan beban para korban kebakaran.
“Saya turut berduka cita atas meninggalnya empat warga yang terdiri dari tiga anak balita dan satu remaja putri. Mereka tewas terbakar di kamar tidur lantai dua. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa tabah dan dimudahkan dalam segala urusan,” kata Rano saat melakukan kunjungan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7).
Sebagaimana diketahui, telah terjadi kebakaran sepuluh unit rumah semipermanen di kampung padat Jl Kutilang, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/7) pagi sekitar pukul 06.21. Dalam kebakaran tersebut ada empat orang tewas terpanggang di kamar tidur rumahnya di lantai dua. Mereka adalah seorang remaja bernama Putri Lafina (13), dan tiga abak-anak yaitu Azkia (7), Azizah (4), dan Khairunisa (3). Para korban tewas dikirim ke RS Bhayangkara Said Sukanto.
Rano mengakui bahwa dirinya belum sempat meninjau lokasi kebakaran yang terletak di belakang Pasar Bukit Duri. “Saya belum meninjau ke sana, tapi selalu monitor perkembangan kondisi, terutama yang menyangkut para korban. Tapi dapat saya pastikan bahwa seluruh Dinas terkait seperti Damkar, BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial, dan lainnya telah melakukan pelayanan sesuai tupoksi masing-masing,” tandas Rano. Dia juga monitor, petugas langsung mendirikan tenda pengungsian.
Rano merasa belum perlu meninjau lokasi demi mempertimbangkan situasi dan suasana yang ada di lokasi bekas kebakaran maupun pos pengungsian. “Saya khawatir kedatangan saya ke sana malah mengganggu pelayanan, karena pasti akan banyak warga menyambut untuk memberi salam maupun meminta swafoto sehingga suasana jadi crowded. Itu sering saya alami di beberapa kunjungan,” papar pejabat yang akrab disapa Bang Doel.
Meski begitu Rano akan menunggu perkembangan situasi. “Jika kondisinya sudah memungkinkan, maka saya akan datang ke lokasi,” ungkapnya. Saat ini Rano juga masih menunggu arahan dari Gubernur Pramono untuk bantuan para korban, terutama yang sudah meninggal dunia, maupun dua orang yang mengalami luka. (jo)







Komentar