POSKOTA. CO – Duel dua remaja yang melengkapi diri dengan senjata tajam berakhir dengan tewasnya seorang. Sedangkan satu lagi kini masih dirawat di rumah sakit, karena mengalami luka bacok yang serius.
Adu nyali dua remaja ala gladiator yang berakhir kematian ini, kini dilakukan penyilidikan oleh Kepolisian.
Kapolsek Rancabungur, Iptu Hartanto Rahim mengatakan, jenazah korban YV (17) sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan secara layak. Pihak keluarga korban sendiri menolak untuk di lakukan otoupsi.
Menurut Kapolsek, aksi perkelahian antara dua remaja yang masih duduk dibangku SMA ini berlangsung di Desa Bantar Jaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Keduanya terlibat dalam perang senjata tajam pada Rabu 8 Maret 2023. Saling serang dengan clurit ini menyebabkan meninggalnya YV. “Korban meningal akibat menderita luka terkena senjata tajam pada bagian tubuhnya,” kata Iptu Hartanto Kamis (9/3/2023).
Sementara seorang remaja MTP (18) yang menjadi lawan duel korban, harus mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bogor akibat menderita patah tulang dan luka robek di badannya.
Menurut Kapolsek, dari hasil penyelidikan sementara yang di lakukan unit Reskrim, di ketahui bahwa YV dan MTP membuat janji untuk melakukan duel perkelahian dengan menggunakan senjata tajam. “Latar belakang dua remaja ini melakukan duel dengan senjata tajam masih sedang kita dalami,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, MTP yang karena sabetan senjata tajamnya menyebabkan kematian YV, saat ini belum bisa dimintai keterangan, karena masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Luka yang ia derita karena perkelahian sangat terbuka dan mengancam jiwanya. Kami utamakan pertolongan medis dulu,” kata Iptu Hartanto. (yopi)







Komentar