oleh

Direktur RTPM Kemendikbudristek:  Kunci Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Adalah Kesesuaian Visi

DEPOK – Sebagai bangsa yang  memiliki berbagai macam kekayaan alam dan sumber daya manusia tentunya Indonesia harus mengedepankan kolaborasi inovasi yang baik dan terprogram sehingga nantinya dapat menjadi ujung tombak kemajuan bangsa di masa mendatang.

“Kunci utama dalam menumbuhkan ekosistem kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri adalah kesesuaian visi untuk memajukan ekonomi Indonesia melalui inovasi terbarukan,” kata Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (RTPM) Kemen Dikbudristek, Prof. Dr. Faiz Syuaib, M.Agr didampingi Prof. Ir. Nizam, M.Sc.,Ph.D., Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Dirjen Diktiristek periode 2020-2024  dan Dr. dr. Matrissya Hermita, M.Si., M.I.Kom., selaku Direktur PMO Kedaireka 2024 dalam CEO Mentorship, di Fakultas Hukum Universitas Gunadarma, Depok, Rabu (5/6).

Kegiatan Ceo Mentorship di Kampus Gunadarma ini merupakan program yang bertujuan mempererat kolaborasi antara industri dan pendidikan tentunya banyak memiliki manfaat bagi semua lapisan terlebih Bangsa Indonesia di masa mendatang yang harus selalu siap bersaing dengan negara berkembang serta maju lainnya.

Terlebih juga berkerja sama dengan Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), ini merupakan platform berbagi pengetahuan oleh perwakilan mitra industri, yang bertujuan untuk mendorong minat Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dalam berkolaborasi dan berinovasi di Kedaireka melalui pengalaman para pemimpin dan ahli di bidangnya.

“Ini bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, tidak hanya menciptakan sinergi tetapi juga menunjukkan inisiatif dan proaktif dalam menginisiasi kerja sama,” kata Prof Faiz.

Sedangkan, Prof. Ir. Nizam, M.Sc.,Ph.D., Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, mengatakan bahwa penting bagi Indonesia untuk mengedepankan kolaborasi inovasi. “Juga menunjukkan inisiatif dan proaktif dalam menginisiasi kerja sama. Kunci utama dalam menumbuhkan ekosistem kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri adalah kesesuaian visi untuk memajukan ekonomi Indonesia melalui inovasi,” tuturnya.

Kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak tidak hanya menciptakan sinergi, tetapi juga menunjukkan inisiatif dan proaktif dalam menginisiasi kerja sama. “Pentingnya memberikan hasil yang cepat dan bermanfaat secara tepat bagi semua pihak, baik perguruan tinggi maupunindustri, serta masyarakat secara keseluruhan, menegaskan pentingnya rasa saling percaya dalam membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan,” tuturnya. (anton/jo)

Teks foto: Kegiatan CEO Mentorship, di Fakultas Hukum Universitas Gunadarma, Depok.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *