BOGOR – Rumor terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berkembang.
Informasi yang beredar menyebutkan tiga orang pejabat Pemkab Bogor telah diamankan dan berada di Gedung KPK. Namun, kabar tersebut hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh KPK.
Sebelumnya, beredar informasi bahwa sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bogor, salah satunya Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, Bambang Setia Aji, ditangkap di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (20/8/2026).
Selain Bambang, KPK juga disebut mengamankan seorang kepala dinas dan satu pejabat lainnya.
Dalam informasi yang beredar, penyidik KPK disebut turut menyita uang tunai sekitar Rp1,5 miliar serta sejumlah dokumen.
Salah satu perkara yang disebut-sebut berkaitan dengan informasi tersebut yakni proyek pengadaan videotron di ruas Jalan Kemang-Parung, Kabupaten Bogor.
Namun, KPK membantah informasi mengenai adanya OTT di wilayah Kabupaten Bogor.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan informasi yang beredar di masyarakat mengenai adanya peristiwa tertangkap tangan di Kabupaten Bogor tidak benar.
“Kami klarifikasi, bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Meski demikian, Budi membenarkan bahwa KPK memang tengah melakukan kegiatan lain di wilayah Kabupaten Bogor.
Menurutnya, KPK belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai kegiatan tersebut kepada publik.
“Pada waktunya kami tentu akan sampaikan kepada publik secara transparan,” ujarnya.
Sementara itu, suasana di lingkungan Pemkab Bogor terpantau tetap berjalan normal. Aktivitas pelayanan publik masih berlangsung seperti biasa, meski suasana di sejumlah kantor pemerintahan terlihat lebih sepi dari biasanya.
Beberapa pejabat yang ditemui di lingkungan kantor Bupati Bogor memilih tidak memberikan komentar terkait kabar tersebut.
“Tanya Pak Sekda saja, Kang. Saya enggak tahu,” ujar seorang pejabat di lingkungan kantor Bupati Bogor sambil berlalu menuju lantai dua tempatnya bekerja.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Bogor mengenai identitas pejabat yang disebut-sebut dalam informasi tersebut maupun kaitannya dengan kegiatan KPK di Kabupaten Bogor. (yd/fs)








Komentar