oleh

Bajaj Mangkal Ditikungan Maut Kolong FO Karet Digebah Satpol PP, Supir Bajaj: ‘Lagi Ngimpi Makan Enak Dibangunin’

POSKOTA.CO – Meskipun hari libur, petugas berseragam Cokelat-cokelat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang dikerahkan untuk mengatur lalu lintas (lalin) di sejumlah titik lokasi rawan kemacetan lalin seperti angkutan umum Bajaj dan Ojek Online (Ojol) yang mangkal ini digebah alias diusir ditikungan maut bawah kolong Fly Over (FO) Karet, Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Lagi enak tiduran terbawa mimpi malah dibangunin pak Satpol. Jadi gagal makan enak,” ujar Mamat salah satu supir yang ketiduran dalam bajaj, Sabtu (8/1/2021).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Budi Salamun didampingi Pengendali Satpol PP, Tajudin Hasan saat dikonfirmasi POSKOTA.CO mengaku, petugas Satpol PP yang ditempatkan dibeberapa titik rawan kemacetan arus lalin diantaranya ditikungan bawah kolong Fly Over (FO) Karet, Tanah Abang, Jalan KH. Mas Mansyur, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto dan lain-lain ini sebenarnya membantu dan meringankan tugas Dinas Perhubungan (Dishub) ketika warga masyarakat sedang berangkat kerja dan pulang kerja pada jam sibuk di hari Sabtu dan Minggu.

“Ada 4-5 petugas Satpol PP yang dikerahkan di titik rawan kemacetan. Mereka bertugas pada pukul 06.30 Wib pagi hingga pukul 08.30 Wib pagi. Sedangkan sore harinya pada pukul 15.00 wib hingga pukul 17.00 Wib sore. Selain menghalau angkutan yang mangkal, Satpol PP juga menindak bagi pelanggar Ketertiban Umum (Tibum) sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007 di kawasan bawah kolong Sky Bridge, Tanah Abang,” kata Budi Salamun. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *