JAKARTA – Diduga akibat korsleting listrik, Rumah Sakit (RS) Pengayoman Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, dilalp sijag merah, Senin (1/12) pagi. Diduga Api berasal dari lantai dua, tepatnya di area gudang logistik yang digunakan untuk menyimpan alat kebersihan dan tempat tidur pasien.
Akibat kebakaran tersebut, puluhan pasien yang ada di dalamnya langsung dievakuasi petugas. Api dengan cepatnya menghanguskan gudang dan sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan rumah sakit.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang petugas kebersihan, Raka, yang mencium bau menyengat dan melihat asap tebal muncul dari gudang alat tulis kantor (ATK) yang berada di lantai dua gedung tersebut. Ia kemudian mencoba memadamkan api menggunakan APAR dan hidran gedung.
Namun, upaya pemadaman mandiri tersebut gagal karena api dengan cepat membesar. Raka lantas melaporkan kejadian itu kepada pihak pemadam kebakaran untuk penanganan lebih lanjut.
Kasubdit Kerja Sama Ditjenpas, Rika Aprianti, mengatakan, sejumlah pasien langsung dievakuasi saat kebakaran terjadi. “Alhamdulillah (kebakaran) sudah teratasi dan kita punya 28 pasien, sudah di evakuasi, dan sekarang semua dalam kondisi kondusif,” katanya, Senin (1/12).
Rika menjelaskan, kebakaran terjadi di beberapa ruangan rumah sakit sekitar pukul 07.10 WIB. “Kebakaran ini terjadi di salah satu ruang atau gudang dan juga ruang administrasi di lantai 2 Rumah Sakit Pemasyarakatan,” ungkapnya.
Saat ini, kata Rika, pelayanan di rumah sakit sudah kembali berjalan setelah kebakaran melanda salah satu ruangan. “Pasti sekarang kondisi sudah kondusif, sekali lagi mohon doanya rumah sakit dapat segera beroperasi secara normal, tapi saat ini layanan tetap berjalan dan pasien tersebut teratasi, dirawat sesuai dengan standar yang ada,” ungkapnya. (Ifand/fs)







Komentar