oleh

99 Pelanggar Terciduk Opstibmask, Disanksi Nyapu Belaga Capek dan Lemas

POSKOTA.CO – Hadeh, masih banyak para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lalai menerapkan protokol kesehatan (prokes) menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker saat berada di luar rumah.

Terhitung ada sebanyak 99 pelanggar yang terjaring saat wara-wiri berkeliaran tidak memakai masker sama sekali, dan pelanggar yang memakai masker tapi memakainya tidak sempurna alias asal-asalan ini dilangsung ditindak di tempat dengan sanksi kerja sosial membersihkan sampah di fasilitas umum (fasum) ketika petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang menggelar Operasi Tertib Masker (Opstibmask), di enam lokasi, Jumat (19/3/2021).

Kocaknya lagi, para pelanggar PSBB ini saat disanksi belaga ngeles, bingung dan capek, setelah disanksi kerja sosial membersihkan sampah selama 60 menit.

“Maskernya lupa ketinggalan di rumah pak Satpol. Nggak apa-apa disuruh nyapu sampah, tapi jangan lama-lama karena capek,” ujar salah pelanggar ketika terjaring Opstibmask.

Sementara itu, Kepala Satpol (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang Budi Salamun didampingi Pengendali Satpol PP Tajudin Hasan, mengatakan, penindakan para pelangar Opstibmask ada sebanyak 99 pelanggar terjaring di enam lokasi pada hari ini diantaranya, Jalan Petamburan IV 12 pelanggar, Jalan KH Mas Mansyur Kebon Kacang 7 pelanggar, Jalan Bendungan Jatiluhur Benhil 17 pelanggar. Lalu, Jalan Abdul Jalil Karet Tengsin 16 pelanggar, dan Jalan Palmerah Barat (Pasar Palmerah) Gelora 10 pelanggar, kemudian Jalan Lontar Raya Kebon Melati 8 pelanggar.

“Puluhan pelanggar yang terjaring merupakan masyarakat umum terdiri dari, pedagang, pelajar, ojol, sopir, pejalan kaki dan lain-lain ini alasannya klasik seperti mengabaikan anjuran pemerintah. Padahal memakai masker merupakan APD dari virus dan volusi udara,” tandasnya.

Selain itu, tambah Budi Salamun, setelah selesai disanksi hukuman nyapu sampah di Fasum, para pelanggar pura-pura capek dan lemas.

“Untuk efek jera dan kedisiplinan prokes bagi para pelanggar. Kami gelar Opstibmask dengan rutin setiap hari guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *