POSKOTA.CO – Sebanyak 19 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang ngetem dan berkeliaran di jalanan terciduk petugas gabungan Kecamatan Tanah Abang saat menggelar operasi Asah, Asuh PMKS di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kamis (21/10/2021).
“Waduh mau dibawa kemana pak, saya cuma markir untuk makan,” ucap salah satu pak Ogah ketika terjaring petugas di lokasi.
Hal senada juga dikatakan, salah satu manusia gerobak saat tertidur diatas gerobak nya juga sempat kaget.
“Lagi makan enak nggak tahunya mimpi. Lagi mimpi makan enak tadi pak Satpol ada apa ya saya dibangunin,” ujarnya.
Lain lagi dengan seorang PSK yang sedang mejeng di jembatan. Penggoda pria hidung belang ini juga diamankan petugas.
“Cuman mejeng sebentar kok dibawa, Pak Satpol,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sosial Kecamatan Tanah Abang, Asep Supriyatna membenarkan, saat menggelar operasi Asah, Asuh PMKS berhasil menjaring 19 PMKS di enam lokasi diantaranya, Jalan Jembatan Tinggi, Jembatan Milenium, Fachrudin, KH. Mas Mansyur, Penjernihan dan Jalan Tentara Pelajar yang dimulai pada pukul 08.30 Wib pagi hingga pukul 11.00 Wib siang mengerahkan 40 petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, Dishub, TNI dan P3S Sosial.
“19 PMKS yang terjaring meliputi, gelandangan dan pengemis (Gepeng), PSK, pak ogah, manusia gerobak. Seluruh PMKS tersebut langsung dibawa ke Panti PSBI 1, Kedoya, Jakarta Barat menggunakan mobil kerangkeng untuk menjalani rujukan dan di rehabilitasi sosial,” kata Asep.
Pengendali Satpol PP Kecamatan Tanah Abang, Tajudin Hasan menambahkan, dalam kegiatan operasi Asah Asuh PMKS, ada 40 petugas Satpol PP Kecamatan Tanah Abang yang diterjunkan. “Ada 40 Satpol PP Kecamatan Tanah Abang yang dikerahkan untuk membantu operasi Asah Asuh PMKS hingga mengantar ke Panti Sosial Kedoya Jakarta Barat,” singkatnya. (van/bw)







Komentar