POSKOTA.CO – Universitas Terbuka (UT) semakin menjadi pilihan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tingginya. Salah satu indikatornya adalah persentase mahasiswa yang masuk pada 2023 ini, sekitar 70 persen merupakan usia remaja di bawah 24 tahun.
“Kami bersyukur bahwa UT kini jadi pilihan para generasi muda untuk melanjutkan studi ke pendidikan tinggi,” kata Rektor UT, Prof. Ojat Darojat M.Bus, PhD pada wisuda UT Periode II Wilayah 2 Tahun akademik 2023 yang digelar di kampus pusat UT, Selasa (25/7/2023). Wisuda bertema “Bangkit Bergerak Bersama UT PTNBH” tersebut diikuti oleh 1.927 wisudawan dari mulai jenjang diploma, sarjana S1, dan pascasarjana yang hadir dari seluruh penjuru negeri.
Diakui Rektor, wisuda kali ini merupakan momen yang istimewa karena dihadiri oleh para wisudawan terpilih dari berbagai UT daerah dari Sabang sampai Merauke. Keistimewaan lainnya adalah terdapat wisudawan dari selebritis tanah air, yaitu Reynaldi Mbayang atau yang biasa dikenal dengan Rey Mbayang yang lulus S1 Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UT.
Banyak hal yang dapat dipetik dari kelulusan Rey Mbayang, suami Dinda Hauw ini yaitu antara lain dapat menginspirasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat atas keberadaan UT. Di antara kesibukannya shooting film dan sebagai penyanyi namun masih menyempatkan studi lanjut mengembangkan kompetensi diri dengan kuliah di UT Jakarta dan mendapat prestasi akademik yang cukup memuaskan, IPK 3.14.
Demikian juga dengan kakak dari Rey Mbayang yang bernama Oktaviany Mbayang atau dikenal dengan Ninie Mbayang yang lulus dari Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Prestasi akademik dari mahasiawa UT Manado ini cukup bagus, yaitu 3.39.
Menurut Rektor hadirnya publik figur sebagai mahasiswa UT menjadi bukti bahwa UT dapat menjadi pilihan bagi mereka yang disibukkan dengan pekerjaan untuk tetap menyelesaikan pendidikan tingginya. “Rey adalah buktinya. Di sela kesibukannya di dunia entertaint, ternyata Rey dapat menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana,” katanya.
Rektor menjelaskan bahwa keberhasilan yang diraih para wisudawan selain karena kemampuan akademis, juga karena kemandirian, kerja keras, dan pengaturan diri yang luar biasa. Mahasiswa UT dituntut untuk pandai membagi waktu, membagi perhatian dan tenaga, membangun motivasi yang tiada henti ketika menghadapi ujian, apalagi harus mengulang beberapa mata kuliah yang tidak lulus.
Terkait tema wisuda, Rektor menyebut bahwa ini sangat relevan – seiring dengan terbitnya Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2022 tentang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Universitas Terbuka (PTNBH-UT). Keberhasilan UT meraih PTNBH, semakin memperteguh komitmen UT sebagai pelopor perguruan tinggi jarak jauh yang mempunyai peran strategis dalam peningkatan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Namun, di sisi yang lain, UT PTNBH juga bisa menjadi kontra produktif, jika tidak mampu menggerakan seluruh potensi yang ada dalam mendukung pengembangan pendidikan jarak jauh. Untuk itulah, dalam mengawal dan memastikan UT PTNBH berjalan dengan baik, semangat untuk bangkit dan bergerak harus menjadi pilihan.
Dalam momen wisuda kali ini, terdapat dua wisudawan dengan IPK terbaik yakni Kusuma Lelana Ayu Lestari, Program Studi Lingkungan dari UT Tarakan yang mendapat predikat kelulusan dengan pujian (IPK 4,00). Lalu Khairunisa Septiana Nurjanah, Prodi Manajemen- S1 dari UT Bogor yang juga mendapat predikat kelulusan dengan pujian (IPK 3,98). (*)







Komentar