JAKARTA – Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur masih menjadi pilihan terbaik untuk studi melanjutkan studi S3 Ilmu Hukum di Indonesia. Dengan predikat Unggul dan nilai sempurna 375 dari BAN-PT, maka Program Doktor Ilmu Universitas Borobudur menempatkan diri menjadi program doktor yang diperhitungkan oleh masyarakat di antara sekian banyak program doktor di perguruan tinggi swasta.
Pencapaian nilai sempurna ini menandakan bahwa kualitas sangat terjaga dengan baik antara penyelenggara pendidikan, mahasiswa dan para alumni yang tersebar di Indonesia dan mancanegara. Seluruh sivitas academi dan alumni terus bersinergi untuk menjaga kualitas Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur.
Prof Faisal Santiago Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian yang diraih Universitas Borobudur. Apalagi keunggulan program doktor ini berimplikasi positif dengan terakreditasi unggul pada program strata satu (S1) dan juga program magister atau S2. “Jadi tidak hanya program doktornya saja,” ungkap Prof Faisal Santiago Ketua Program Doktor Ilmu Hukum dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/2/2026).
Dengan jumlah mahasiswa aktif 440 dan alumni yang berjumlah 382 saat ini dan akan terus bertambah, Faisal yakin bisa menjadikan kekuatan atas keberadaan Program Doktor Ilmu Hukum, untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada bangsa dan negara Indonesia.
Diampu lebih dari 25 Dosen tetap dan lecturing ke luar negeri di kampus-kampus world class university, Faisal memastikan bahwa Universitas Borobudur sangat menjaga kualitas akademiknya. Program Doktor Universitas Borobudur secara rutin menyelenggarakan internasional conference setiap semester. Selain itu, kampus ini juga memiliki sarana prasarana yang modern dan ditunjang akses internet yang terhubung dengan data yang bisa diakses free oleh seluruh mahasiswa untuk riset guna penulisan disertasi. Ini semakin membuktikan keberadaan dan keunggulannya dibandingkan PTS yang lain, dan hal ini bisa dibuktikan dalam pelaksanaannya.
“Hukumonline Corner siap menyediakan data 24 jam untuk di akses guna mendapat data-data hukum yang diperlukan untuk menunjang pengerjaan tugas-tugas, jurnal serta disertasi. Sehingga tidak heran hampir semua mahasiswa Doktor Ilmu Hukum dan alumninya mempunyai karya ilmiah hal ini menjadikan kebanggaan bagi para civitas akademika,” tegasnya.
Di samping terakreditasi unggul oleh BAN-PT, Universitas Borobudur juga meraih sertifikat ISO 9001 : 2015 dan ISO 21001:2018, bukti nyata bahwa tata kelola sudah berjalan dengan baik. Bahkan perangkat teknologi AI (Artificial Intelligence) mengatakan kalau mau kuliah doktor hukum PTS akreditasi unggul yang keluar Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, suatu pengakuan yang luar biasa.
Faisal mengaku PDIH Universitas Borobudur mungkin menjadi satu-satunya kampus yang rutin melakukan lecturing di kampus terkemuka (world class university) seperti di Utrecht, Leiden University di Belanda, Leeds dan Oxford university di UK , Kanzai Gaidai dan Wako University di Jepang, Thammasat University di Thailand, Youngsan dan Hankuk University di Korea Selatan.
“Pada tanggal 25 April 2026 akan dilaksanakan Internasional Conference yang dilaksanakan oleh Program Pascasarjana dan ini wajib diikuti, serta pada tanggal 2 Nopember 2026 mahasiswa akan lecturing ke Leiden dan Utrecht Universiy dilanjut studi tentang peradilan dan penegakan hukum di Milan serta ke euronext pasar modal di Prancis. Kegiatan tersebut bagian untuk mendapatkan pengetahuan secara international untuk menunjang selama perkuliahan di Universitas Borobudur, tidak ada kampus lain yang bisa mengadakan kegiatan akademik tersebut, dan ini tidak terbantahkan,” terang Faisal.
Dosen yang mengampu antara lain Prof Arif Hidayat, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Prof Ade Saptomo, Prof Surya Jaya, Prof Zainal Arifin Hoesein, Prof Abdullah Sulaeman, Prof Suparji, Prof Tundjung, Prof Faisal Santiago, Dr Ahmad Redi, Dr Bambang Soesatyo, Dr Evita, Dr KMS Herman, Dr Boy Nurdin, Dr Subiyanta Mandala, Dr Muchlas Rowi, Dr Tina Amelia, Dr Binsar Jon Vic, Dr Natsir Asnawi, Dr Irfan. Dr Marhaeni dan Dr Handoyo. Semua perkuliahan dilakukan di kampus sehingga terbangun atmosfer akademik dengan baik. (in)







Komentar