oleh

Penghargaan dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda, Inilah 10 Peraih Jakarta Youth Award 2025

JAKARTA – Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Pemuda Jakarta (KMSPJ) memberikan penghargaan Jakarta Youth Award 2025 kepada sepuluh tokoh muda.

Penghargaan ini untuk memberikan apresiasi kepada para tokoh dan kaum muda yang memiliki peran sentral dalam menguatkan semangat kebangsaan dan persatuan serta memiliki keteguhan, dedikasi, loyalitas, prestasi dalam pekerjaan/profesinya. Mereka juga berkontribusi dalam membangun DKI Jakarta, serta menjadi inspirasi dan motivasi bagi kawula muda Jakarta.

“Pemberian penghargaan Jakarta Youth Award 2025 merupakan tahun ke-15 sejak pertama kali digelar tahun 2010,” kata Presidium Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Pemuda Jakarta (KMSPJ), Cecep Sulaeman di Jakarta Pusat, Selasa (28/10) malam.

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Jakarta Youth Award 2025, Dr Rahmatullah menjelaskan penghargaan ini dilakukan dengan cara melakukan kajian dan verifikasi selama enam bulan terakhir terhitung sejak bulan Mei-Oktober 2025.

“Dengan melakukan kajian atas ungkapan atau statement di beberapa media online, melalui kajian, koding media dan diputuskan di FGD,” jelasnya.

Dari 43 nama terverifikasi, terpilih 10 nama yang memperoleh penghargaan Jakarta Youth Award 2025 yakni Abdul Azis Muslim (Ketua Umum Pengurus Besar Ju-jitsu Indonesia (PBJI) DKI Jakarta, Arief Nasrudin selaku Direktur Utama PAM Jaya, Cyril Raoul Hakim selaku Stafsus Gubernur DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo selaku Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan dan KH Lutfi Hakim selaku Ketua Umum FBR.

“Selanjutnya, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo, Walikota Jaktim Munjirin, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dr Nahdiana, Ketua RT Gen Z dari Rawa Badak Selatan Sahdan Arya Maulana dan Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya,” jelas Rahmatullah.

Untuk diketahui, Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Pemuda Jakarta terdiri dari Jakarta Monitoring Network (JMN), Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (HUMANIKA Jakarta), Koalisi Perkotaan Jakarta (Jakarta Urban Coalition), Komunitas Peduli Pendidikan Jakarta (KPP Jakarta), Masyarakat Pemantau Olahraga Jakarta (MPOJ), Lembaga Pengembangan Peran Serta Masyarakat (LP2SM), Lembaga Pemantau Jakarta (LPJ), Jakarta Public Service (JPS), Komunitas Reyog Ponorogo (KRP) dan Pengembangan Partisipasi Masyarakat (P2M). (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *