oleh

Terlibat Curanmor, Oknum Sekuriti Sebuah Mal di Bogor Diciduk Polisi

BOGOR – Terlibat  pencurian kendaraan bermotor (curanmor), oknum security salah satu mal besar di Kota Bogor ini terancam penjara.

Pihak manajemen tempat oknum security ini bekerja, mengambil langkah tegas. Pasalnya mal yang merupakan milik salah satu orang terkaya di Indonesia ini tak mau nama baik jejaring bisnisnya tercemar.

Adalah Lippo Plaza Ekalokasari Bogor, tempat pelaku oknum sekuriti dalam kasus curanmor ini bekerja.
Corporate PR and Reputation Management Lippo Malls Indonesia, Nidia Niekmasari Ichsan kepada wartawan mengatakan, pihak manajemen telah memberikan sanksi berupa teguran keras terhadap perusahaan vendor PT Gana Sakti Indonesia, tempat di mana oknum sekuriti tersebut dipekerjakan.

“Ini kejadian yang sangat memalukan. Manajemen telah melakukan langkah-langkah dengan memberikan sanksi kepada vendor sekuriti dan melakukan evaluasi sesuai standar dan prosedur yang berlaku,”kata Nidia.

Nidia menegaskan, oknum sekuriti yang bertugas di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor, dikelola oleh pihak ketiga, yaitu PT Gana Sakti Indonesia.

“Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pemutusan hubungan kerja sama terhadap perusahaan vendor tersebut. Kita lakukan evaluasi terkait hal ini dan dimungkinkan pemutusan kerja sama,” ujarnya.

Baginya, manajemen sangat menyesalkan kejadian ini. Ia berharap, semoga kejadian ini tidak terulang di kemudian hari.

Dalam kasus itu, kepolisian Polresta Bogor Kota mengamankan sang adik berinisial RD (26). Sementara sang kakak berinisial AD masih dalam pengejaran petugas alias buron.

Adapun sang adik berprofesi sebagai sekuriti yang bertugas di mal terbesar dan pertama di kota hujan tersebut.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso mengatakan, kakak beradik ini saling bekerja sama dalam melancarkan aksinya.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kota Bogor ini mengatakan, dengan bantuan adiknya yang bertugas sebagai sekuriti mal, sang kakak dengan mudah membawa motor curiannya lolos dalam pemeriksaan pintu keluar parkiran mal.  Motor yang dicuri oleh pelaku, yakni milik seorang karyawan mal.

“Pelaku seorang sekuriti bekerja sama dengan kakaknya, mengambil kunci motor korban dari loker. Pelaku lalu memberikan kunci itu ke kakaknya dan menunjukkan motornya yang bisa diambil,”papar Kombes Bismo Kamis 14/3/2024.

Motor dari korban yang telah dikuasai atas kerja sama kedua pelaku sehingga bisa berpindah dari dalam mal keluar dari pintu palang sekuriti, lalu dijual ke penadah. (yopi/ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *