POSKOTA.CO – Rifki Azid Ramadhan, 23, yang membunuh ibu kandung SW, 43 dan melukai ayahnya BAM,49, sekitar Kamis (10/8) mengaku lupa berapa kali dirinya melalukan penusukan terhadap korban saat kejadian yang dia tahu hanya menusuk bagian dada, leher, perut dan punggung saja.
Saat ditanya petugas kepolisian didampingi tim kejaksaan Negeri (Kejari) Depok tersangka mengaku lupa jumlah tusukan terhadap tubuh korban ibunya sendiri, kata Kapolsek Cimanggis, Kompol Arief Budiharso didampingi tim Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Depok Alfa Dera saat rekonstruksi pembunuhan di RT Kampung Sindang Karsa, Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Kamis (31/8).
Saat melakukan rekonstruksi tersangka Rifki sempat melakukan 34 adegan penusukan tapi saat ditanya sebetulnya berapa kali melalukan penusukan terhadap korban. Ternyata tersangka mengaku lupa karena berulang kali dilakukan akibat emosi.
“Tidak hanya melakukan penusukan hingga menewaskan SW atau ibu kandungnya saja tapi tersangka juga melakukan penganiayaan terhadap ayah kandung yang saat itu sempat melihat aksi penusukan tersebut,” katanya.
Sesuai BAP sesuai dengan rekonstruksi pelaku. Saat menjalankan per adegan, pelaku sempat lupa melakukan penusukan. Memang kita ketahui bahwa penusukannya itu cukup banyak luka yang diderita korban dari hasil resumenya sekitar 43 tusukan menggunakan golok dan pisau.
“Jadi waktu ditanya beberapa kali, dia lupa karena saking banyaknya,” tuturnya yang menambahkan ke 43 kali tusukan hasil visum berada di bagian leher dan dada. Selain menggunakan pisau juga ada golok sekali.
Tersangka akan dijerat pasal 340 KUHP terhadap pelaku masih akan kami kaji lagi, dan berkoordinasi dengan JPU. (anton)







Komentar