oleh

Polri Segera Serahkan Ferdinand Hutahaean ke JPU untuk Diadili

POSKOTA.CO-Berkas perkara kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA yang menjerat Ferdinand Hutahaean telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Polri segera berkoordinasi dengan Kejaksaan terkait proses penyerahan barang bukti dan tersangka untuk diadili.

Hal itu dikatakan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Senin (24/1/2022). “Sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU),” kata Brigjen Ahmad Ramadhan.

Proses pelimpahan tahap II itu, nantinya akan ditindaklanjuti dengan persiapan Ferdinand Hutahaean segera diadili dalam proses persidangan atas perkara yang menjeratnya. “Akan dilimpahkan tahap kedua,” ujarnya.

Disinggung permohonan penangguhan penahanan yang diajukan tersangka Fedinand menurut Brigjen Ramadhan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sampai saat ini belum menerima surat permohonan penangguhan penahanan dari pihak Ferdinand Hutahaean. “Sampai saat ini pemyidik belum terima permohonan itu,” ujarnya.

Ferdinand beberapa waktu lalu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri terkait kasus ujaran kebencian mengarah pada SARA.

Dalam kasus ini tersangka Ferdinand dijerat dengan Pasal 14 ayat (1) dan (2) KUHP dan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal itu berkaitan dengan pelanggaran tersangka yang diduga bermuatan ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan keonaran.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *