oleh

Polres Situbondo Ringkus Jambret Tunggal Beraksi di 20 TKP

POSKOTA.CO – Meski usianya tak muda lagi, namun sepak terjang kejahatannya cukup merajalela dan meresahkan warga. Adalah seorang lelaki berinisial GB berusia 53 tahun, dalam beberapa bulan terakhir ini melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) dengan modus penjambretan hingga sekitar 20 tempat kejadian perkara (TKP). Pelaku GB tak peduli walau sebagian korbannya sampai ndelosor (jatuh) di jalan raya dan menderita luka.

Namun, sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya akan jatuh juga. Pepatah itu yang kini menimpa GB. Berbekal keterangan saksi dan rekaman cctv di sejumlah lokasi, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku jambret kawakan tersebut. Tanpa menunggu waktu lama, GB pun akhirnya diringkus di kediamannya, di Jalan Diponegoro Lingkungan Paraama, Kelurahan Dawuhan Kecamatan Situbondo.

Penangkapan GB dipimpin langsung KBO Satreskrim Polres Situbondo Iptu Gede Sukarmadiyasa. Dari dalam rumah pelaku, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti hasil kejahatan. Antara lain, 14 buah telepon seluler (7 Android, dan 7 polyphonik), 5 gelang emas, 7 cincin emas, 2 buah tas, serta uang tunai Rp5,7 jutaan.

Selain itu, sejumlah peralatan tersangka melakukan kejahatan juga ikut disita. Antara lain, sebuah sepeda motor Honda Revo P 2360 EL dan STNK, sebuah helm dan jaket warna hitam, celana pendek warna cokelat, dan sebuah masker wajah warna hitam.

“Kami berhasil mengidentifikasi pelaku ini, setelah memadukan keterangan saksi dan rekaman cctv di beberapa lokasi. Tersangka kita tangkap di rumahnya kemarin sore. Pengakuan sementara beraksi sekitar 20 TKP, tapi masih kita dalami,” kata KBO Satreskrim Iptu I Gede Sukarmadiyasa, Senin (3/2/2020).

Aksi kejahatan GB ini cukup merajalela di Situbondo. Untuk menghindari keramaian, GB sengaja melakukan aksinya setiap dini hari. Sasarannya adalah para perempuan atau ibu-ibu yang membawa tas dan bersepeda motor di jalan raya. Pelaku selalu mencari target kejahatannya dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo P 2360 EL miliknya.

Setiap menemukan target, pelaku langsung memepet korban dan menarik tasnya. Sebagian korban bahkan sampai terjatuh dan menderita luka. Pelaku tetap tak peduli dan tetap membawa lari tas korban, di antaranya berisi barang berharga berupa emas, telpon seluler, dan uang tunai.

Sejak Oktober 2019, hingga kini polisi sudah menerima enam laporan dari korban penjambretan si tersangka GB. Dari laporan itu, semua aksi pelaku dilakukan di jalan raya seputaran Kota Situbondo antara lain, di Jalan Mawar, Jalan Sucipto, Jalan Hasanudin, Jalan Bawean, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Basuki Rahmat, Situbondo.

“Saat ini pelaku dan semua barang bukti sudah diamankan di Mapolres. Pelaku GB masih terus diperiksa untuk upaya pengambangan, karena sangat mungkin masih ada TKP lain. Apalagi pelaku sendiri sempat mengaku melakukan aksinya sekitat 20 TKP. Pengakuan itu masih didalami,” tandas Kasubbag Humas Polres Situbondo Iptu Ali Nuri. (***)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *