oleh

Polres Bogor Bersama Bea Cukai Bekuk Pengedar Narkoba Antarprovinsi

POSKOTA.CO – Peredaran narkotika antarprovinsi diungkap Bea Cukai dan Polres Bogor. Bahkan satu dari sembilan pelaku merupakan remaja yang berdomisili di Kabupaten Bogor. Pangsa pasar dari narkotika antarprovinsi ini juga menyasar remaja dan mahasiswa.

Kapolres Bogor AKBP Harun didampingi Kepala Bea Cukai Kabupaten Bogor Edwan, kepada wartawan di Mapolres Bogor, Selasa (6/4/2021), mengatakan, narkotika jenis tembakau gorila atau tembakau sintetis antarprovinsi ini diungkap atas kerja sama Bea Cukai Makassar, NTB dengan Bea Cukai Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

AKBP Harun menegaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan dua tersangka pengedar narkotika jenis tembakau gorila atau sintetis oleh Polres Bogor juga Bea Cukai.

“Para tersangka pengedar narkotika ini membeli dan menjual narkotika secara online dari Makassar ke Bogor. Mereka memasarkan lewat IG. Mahasiswa dan remaja Bogor menjadi target penjualan,” kata AKBP Harun.

Sementara Kepala Bea Cukai Kabupaten Bogor Edwan menyatakan, peredaran tembakau sintetis ini terlacak oleh Bea Cukai Makassar. Informasi ini lalu ditindaklanjuti dengan koordinasi antara pihaknya dengan Polres Bogor. “Para pelaku menggunakan jasa pengiriman,” ujarnya

Kapolres menambahkan, untuk mengelabui petugas jasa pengiriman, pelaku menyelipkan pakaian dalam paket tersebut.

“Pendistribusian narkotikanya, para tersangka ini menggunakan jasa pengiriman. Paket berisi pakaian. Diselipkan narkotikanya di tengah,” kata Kapolres.

Selain barang bukti sabu dan tembakau sintetis, petugas juga menyita barang bukti berupa 3 bong atau alat hisap, 3 timbangan elektrik dan 12 handphone.

Satu pelaku yang ditangkap di rumahnya di Bogor mengaku, sudah satu tahun menjalankan bisnis ini. Keuntungan tiap transaksi bisa mencapai Rp20 juta. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *