TANGERANG – Warga Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang digemparkan kasus Pedofila yang terjadi di Yayasan Panti Asuhan Darrusalam An Nur. Mereka pun geram atas praktik penyimpanan seksual yang dilakukan oleh pemilik yayasan berinisial S.
Ratusan warga kemudian mendatangi yayasan panti asuhan tersebut. Mereka mendesak polisi untuk segera mengungkap kejadian yang memilukan tersebut. Hingga saat ini, Polres Metro Tangerang Kota tengah memeriksa terduga pelaku dan sejumlah saksi.
“Biadab, kami harap pelakunya segera ditangkap dan diadili,” teriak Roni, warga setempat yang geram atas ulah pemilik yayasan tersebut.
Aksi penyimpangan seksual yang dilakukan pemilik yayasan itu dibongkar oleh artis sinetron Dean Desvi. Ia melaporkan 3 oknum pimpinan dan pengasuh Yayasan Panti Asuhan Darussalam An Nur berinisial ‘S’ ‘A’ dan ‘Y’ ke Polres Metro Tangerang Kota dalam nomor perkara LP/B/725/VII/2024/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota pertanggal 02 Juli 2024.
Dean Desvi mengatakan ada tiga terduga pelaku penyimpangan seksual di panti asuhan tersebut. Salah satu di antara mereka adalah sebagai pimpinan panti asuhan.
“Jadi, dari mereka ini ada yang bilang korban dari S, dari Y, dari A. Ini diduga ada tiga pelaku yang diadukan ke saya,” kata Dean di lokasi kejadian.
Dean menyebut ketiga orang pengurus yayasan yang diduga melakukan penyimpangan seksual punya cara yang sama setiap ingin melancarkan aksinya ke anak-anak penghuni panti asuhan.
“Modusnya diiming-imingi dengan gayanya yang gemulai, yang baik, yang bagus yang saleh gitu. Disuruh pijitin Abi, habis pijitin naik-naik lalu dilecehin. Korban enggak bisa berteriak, enggak bisa melawan karena rata-rata korban di sini diambil dari balita yang dikasih makan, dikasih sayang, nanti kalau sudah gede (dicabuli),” bebernya.
Kasus tersebut terbongkar setelah Dean mendapat aduan dari anak penghuni panti asuhan. Dean kemudian mengajak para korban untuk divisum bagian anus dan hasilnya benar mereka menjadi korban pedofil.
Yang lebih menjijikan dan menyakitkan hati saya, mereka dilecehkan, dicabuli, di sodomi bukan hanya satu orang (pelaku) tetapi disodomi buat tiga orang. Ini pelakunya ada tiga yang baru berhasil kita laporkan,” ucapnya. (Imam/fs)








Komentar