oleh

Kuda Biru Project Hadirkan PELITA, Terangi Lingkungan Warga Pulo Gebang

JAKARTA – Kuda Biru Project menghadirkan Program PELITA (Penerangan Lingkungan Tenaga Surya) di Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Rawa Kuning, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026). Program ini menghadirkan lampu penerangan berbasis tenaga surya di titik-titik lingkungan yang membutuhkan penerangan lebih baik.

PELITA menyasar sejumlah lokasi yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat, seperti permukiman warga, gang kecil, akses rumah ibadah, sekolah, pasar hingga fasilitas publik. Program tersebut dihadirkan dari kebutuhan sederhana untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan warga, sekaligus menjadi solusi penerangan yang hemat energi dan berkelanjutan.

Ketua Kuda Biru Project Merry Riana mengatakan satu titik penerangan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Satu lampu mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi warga yang melewati jalan itu setiap malam, manfaatnya bisa sangat berarti. Yang kita nyalakan bukan hanya lampunya, tetapi juga rasa aman, kepedulian, dan harapan. Saya percaya perubahan besar sering dimulai dari satu titik terang yang kecil,” ujar Merry, dalam keterangan yang didapat media ini, Selasa (18/8/2026).

Peresmian PELITA juga menjadi ruang bagi Merry Riana dan Kuda Biru Project untuk berdialog langsung dengan masyarakat serta mendengarkan aspirasi warga. Pada kesempatan tersebut, Kuda Biru Project turut menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa beras, mi instan, dan gula pasir kepada 30 keluarga prasejahtera di sekitar lokasi.

Ketua Kuda Biru Project Merry Riana saat memberi keterangan pers terkait Program PELITA (Penerangan Lingkungan Tenaga Surya) di Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Rawa Kuning, Pulo Gebang, Cakung, Jaktim, Selasa (18/8/2026). (din)

“Bantuan sosial dapat membantu kebutuhan hari ini. Melalui PELITA, kami ingin sekaligus meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan pada hari-hari berikutnya. Semoga PELITA yang kami bawa bisa bermanfaat buat semua warga di sini,” kata Merry.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bendahara DKM H. Zaenudin, Pengurus Masjid Jami At-Taqwa Ustaz A. Mulyadi, Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Timur Muhammad Alhamid, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Muhammad Alhamid mengapresiasi program tersebut dan berharap manfaat penerangan dapat terus dijaga serta dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Apresiasi juga disampaikan Ustaz A. Mulyadi. “Kami bersyukur atas kehadiran Kuda Biru Project dalam peresmian PELITA. Terima kasih atas kepeduliannya. Kami juga terbuka dan dengan senang hati menyambut Kuda Biru Project untuk hadir kapan pun guna bersilaturahmi bersama para jemaah kami,” ujarnya.

Sementara warga setempat, Zainudin menyebut, lingkungan kini menjadi lebih terang dan nyaman dengan hadirnya PELITA.

PELITA sekaligus memperluas kiprah Kuda Biru Project sebagai gerakan moral dan kemanusiaan yang diinisiasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Gerakan ini bermula dari lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilelang senilai Rp6,5 miliar dan kemudian diwujudkan dalam berbagai aksi sosial.

Mengusung semangat “Hadir, Peduli, dan Berbagi”, Kuda Biru Project terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat prasejahtera dan kelompok yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui PELITA, semangat tersebut diwujudkan dengan menerangi jalan, menghadirkan rasa aman, dan menyalakan harapan bagi masyarakat. (*/din)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *