oleh

Ngaku Polisi Ditegur Tak Pakai Masker Melawan, Diserahkan ke Propam

POSKOTA.CO – Seorang pria mengaku polisi yang bertugas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dibawa ke Propam Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan karena melawan ketika ditegur petugas Yustisi tak mengenakan masker dalam angkutan.

“Oknum sempat melawan kami, sehingga kami membawanya ke Propam Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan dan di cek benar atau tidaknya oknum tersebut anggota dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak” kata Wakapolsek Wonokromo AKP Arif Suharto, Senin(14/9/20).

Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Jhonny Edison Isir menjelaskan, pihaknya tidak pandang bulu dalam menertibkan aturan. “Sangsi tegas akan diberlakukan bagi siapa saja termasuk aparat,” tandasnya.

Apa yang dilakukan ini, lanjut Isir, sebagai upaya agar masyakarat terbangun kesadarannya terkait protokol kesehatan khususnya penggunaan masker secara konsisten dan tepat, kemudian mejaga jarak serta rajin mencuci tangan.

“Kalau ada petugas melanggar juga kita tindaklah. Intinya begini bahwa kita mengajak kawan-kawan baik Polri, kawan-kawan TNI, Aparatur Sipil Negara, bisa menjadi contoh model terkait protokol kesehatan, jadi harapannya jangan sampai ada dari elemen ini melanggar tapi bisa jadi contoh model,” ujarnya

Dikatakan, pada pertama operasi yustisi, hanya memberikan sanksi penyitaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) selama 14 hari dan fisik berupa push-up, sementara untuk sanksi administratif yakni denda Rp250 ribu belum diberlakukan.

“Dendanya masih belum, kita sita KTP, kita koordinasi lebih lanjut dengan pihak pengadilan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *