oleh

Modul Telkom Dicuri, Ratusan Telepon di Depok Terganggu

POSKOTA.CO – Modul gardu telepon dicuri, ratusan jaringan Telkom terganggu di daerah Limo. Akibatnya pihak Telkom menderita kerugian ratusan juta. Si maling berinisial SM,39, yang selalu mengaku petugas Telkom berhasil ditangkap. “Satu pelaku yang sudah diketahui identitasnya kabur dari kejaran warga,” ungkap Kapolsek Limo Kompol Bintang Simion Silaen. Kedua pelaku
dipergoki mencuri modul jaringan di gardu Telkom di Jalan Bukit Barisan, RT.02/14, Limo, Rabu (17/6).

Ceritanya, waktu SM dan temannya CD sedang bongkar gardu Telkom untuk curi modul, diketahui petugas keamanan Telkom. Kemudian petugas itu menghubungi Polsek, Maka segera anggota Reskrim menggrebek pelaku. SM berhasil ditangkap, sedangkan CD dapat kabur,” kata Kompol Bintang.

“CD kabur melarikan diri ke semak-semak pemukiman warga,” ujar Kompol Bintang didampingi Kanit Reskrim Polsek Limo di ruang kerjanya, Jumat (19/6/2020) siang.

Kompol Bintang menambahkan modus pelaku SM berpura-pura sebagai petugas Telkom beraksi selalu waktu siang hari. “Pelaku beraksi siang hari sehingga tidak ada kecurigaan warga sekitar menganggap sebagai petugas Telkom. Aksi yang telah dilakukan sebanyak 10 kali di Depok dan Bogor,” kata Kompol Bintang.

Sementara itu setiap menjalankan aksinya pelaku membawa alat perkakas sendiri untuk membongkar gardu. Menurut polisi, justru CD sebagai otak pelaku, dia tahu persis soal seluk beluk modul jaringan Telkom.

“Otak pelaku CD masih kita kejar. SM belajar dari CD sebagai mantan pegawai koperasi mitraan Telkom bertugas sebagai teknisi pemasang modul, dia sudah tahu persis cara membongkar gardu untuk mendapatkan modul. Barang bukti yang disita sebanyak 11 modul perangkat telkom,” ungkap Kompol Bintang.

Kerugian yang ditaksir dari pihak Telkom dengan hilangnya modul tersebut seharga permodul Rp30 juta. “Jika modul hilang, dampak 100 jaringan gagal tersambungkan dan dapat membuat rugi pihak Telkom hingga ratusan juta rupiah atas ulah pelaku,” tambah Kompol Bintang. (min)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *