POSKOTA. CO – Polsek Candipuro, Lampung Selatan hangus dibakar massa pada Selasa (18/5) dinihari. Diduga massa yang datang sambil berteriak membakar Polsek karena kecewa pembegalan marak terjadi di wilayah mereka.
Anggota Polsek yang berdinas tidak bisa berbuat banyak melihat massa yang semakin banyak langsung mengevakuasi para tahanan ditengah kobaran api yang mulai membesar membakar seluruh Polsek.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden pembakaran Polsek Candipuro namun seluruh bangunan habis dilalap si jago merah yang mulai berkobar di tengah malam hingga dini hari.
Sementara itu Kabidhumas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad membantah tudingan massa yang mengungkapkan pada video pembakaran yang marak beredar bahwa Polsek Candipuro tidak bekerja dalam mengungkap kasus pembegalan.
“Situasi di lokasi saat ini sudah kondusif, masyarakat setempat juga sudah kita datangi dan kita lakukan pendekatan persuasif,” kata Pandra saat dihubungi, Rabu (19/5/2021).
Pembakaran Polsek oleh massa yang menuding bahwa polsek Candipuro tidak merespon masyarakat yang kecewa dengan tindakan pembegalan yang terjadi di wilayah tersebut.
Tudingan tersebut tidak berdasar karena, sejak Januari 2021 hingga April 2021 Polsek Candipuro telah mengungkap setidaknya tujuh kasus pencurian kendaraan bermotor, baik itu pembegalan maupun pencurian dengan pemberatan.
Data kami, selama tahun 2021 sejak Januari sampai April, ada tujuh kasus yang sudah diungkapkan. Empat kasus diantaranya sudah P21, sudah dilimpahkan ke kejaksaan. (Koesma)







Komentar