POSKOTA.CO — Video kasus seorang Polantas inisial Aipda PDH meminta satu karung bawang sebagai denda tilang atas sopir truk di Tangerang sempat viral di media sosial (medsos). Selain memalukan dan merusak citra Polri, perbuatan Aipda PDH ini membuat Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran geram.
Akibatnya ulah oknum Polantas yang selama ini bertugas di Polres Bandara Soekarno Hatta, Kapolda Fadil dengan tegas mengatakan akan ‘memblender’ anggota yang melakukan pelanggaran itu. Irjen Fadil Imram menyatakan dirinya tidak ragu untuk menindak tegas anggota bermasalah.
BLENDER,” tulis Fadil pada postingan di akun Instagram @kapoldametrojaya, seperti dikutip HarianPelita, Kamis (4/11/2021).
Mantan Kapolda Jawa Timur ini menegaskan pihaknya tidak akan ragu-ragu menindak oknum polisi bermasalah yang mencoreng institusi Polri. “Kami tidak akan ragu menindak oknum yang berulah. Salam FI,” ucapnya.
Istilah ‘blender’ diungkapkan oleh Kapolda Fadil sebagai respons atas arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ‘tidak bisa bersihkan ekor, kepala akan dipotong’. Fadil meminta para kepala kesatuan dan direktorat agar mengawasi anak buahnya.
Untuk diketahui, kasus ini berawal adanya pelanggaran lalu lintas oleh seorang sopir truk di Tangerang. Oknum polantas yang memergoki pelanggaran itu diduga meminta imbalan pengganti sanksi tilang dengan satu karung bawang.(Omi/bw)







Komentar