POSKOTA.CO – PT Sido Muncul berencana membangun Museum Jamu dan Research Center di Ungaran, Jawa Tengah. Rencananya peletakan batu pertama pembangunan gedung museum dan pusat penelitian tersebut dilakukan pada 18 Desember 2021.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat di sela perayaan 70 tahun PT Sido Muncul di Jakarta, Kamis (11/11/2021).
Awalnya rencana pembangunan museum tersebut dilakukan bertepatan hari ulang tahun ke-70 PT Sido Muncul. Namun karena satu dan lain hal, maka rencana tersebut ditunda hingga Desember. “Kami sedang berduka, jadi kita undur sampai Desember,” tukasnya.
Irwan menjelaskan pembangunan museum dan pusat penelitian tersebut merupakan bagian dari dedikasi PT Sido Muncul terhadap dunia penelitian. Selain dilengkapi dengan koleksi-koleksi yang berkaitan dengan sejarah jamu dan riset, museum juga menerima penitipan hewan langka dari pemerintah.
“Museum jamu ini nantinya akan dilengkapi dengan laboratorium pengembangan tanaman obat, buah, kebun binatang dengan koleksi hewan langka, taman bermain anak-anak, tempat belanja dan tempat makan/minum,” tambah Irwan.
Nantinya di dalam museum itu akan memajang informasi seputar sejarah Sido Muncul, proses pembuatan jamu hingga perkembangannya. Sedangkan research center akan berfungsi untuk mempelajari berbagai hal mengenai tanaman obat dan buah.
Irwan mengatakan pada risetnya dimulai dengan proses pembibitan, karena yang paling penting adalah bibitnya. Melalui research center itu pula Sido Muncul membuka ruang kerja sama dengan berbagai universitas di Indonesia yang akan melakukan penelitian.
Dalam research center, pihak Sido Muncul akan berkolaborasi bersama seluruh universitas di Indonesia.”Kami melihat banyak mahasiswa yang hebat-hebat, pintar-pintar dan ilmu sekolahnya tinggi, tetapi fasilitasnya kurang,” tutur Irwan.
Irwan menambahkan, dengan terwujudnya pembangunan Museum Jamu Sido Muncul, ke depan diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata baru di Jawa Tengah.
“Kami berharap Gubernur Jawa Tengah bisa melakukan peletakan batu pertama pembangunan museum jamu dan research center ini,” tutup Irwan.
Bagi Irwan, Jawa Tengah adalah wilayah yang tepat untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha. Karena selain memiliki dukungan infrastruktur yang memadai, Jawa Tengah merupakan provinsi yang relative aman dan itulah yang paling dibutuhkan oleh investor. (fs)







Komentar