JAKARTA – Pasar modal Indonesia menyebutkan bahwa Vanguard Group mulai milirik saham PT Diamond Citra Propertindk Tbk (DADA) dinilai layak untuk di hold dalam jangka panjang yaitu menuju Rp 230.000/lembar dan kapitalisasi pasar USD 100 miliar.
“Rumor di kalangan pasar modal Indonesia menyebutkan Vanguard Group pengelola dana terbesar di dunia dengan portofolio setara 50 kalo APBN RI,” kata Yendry Yefta, pemerhati analisi permahati pasar modal, Sabtu (4/10).
Rumor yang beredar di kalangan pasar modal Indonesia menyebutkan bahwa Vanguard Group, pengelola dana terbesar di dunia dengan portofolio setara 50 kali APBN RI, mulai melirik saham DADA. Vanguard dikenal sebagai institusi global yang portofolionya selalu tumbuh dua digit setiap tahun, berkat strategi investasinya yang disiplin, konsisten, dan fokus pada aset yang likuid serta prospektif.
ISU yang berkembang, pengendali saham DADA telah sepakat menurunkan porsi kepemilikan saham demi membuka free float (kepemilikan saham oleh publik) lebih besar. Artinya, semakin banyak saham DADA yang beredar di publik dan institusi. Inilah skema yang disukai Vanguard: free float besar, transaksi ramai, dan likuiditas tinggi.
Menurut dia, kehadiran DADA pertama menjadi akses dan investor asing bisa masuk ke lahan komersil di Jakarta CBD yang sudah diakui beberapa negara, pemerintah Indonesia telah membebaskan pajak dan menggelontorkan dana ratusan triliun sektor riil propeti di Indonesia dan ke tiga yaitu pontensi lonjakan target minimal harga Rp 230.000 perlembar saham hal ini menjadi DADA menjadi perusahan properti paling berharga di Asia. (anton/fs)







Komentar