oleh

Pemkab Kepulauan Seribu Uji Coba Air Minum Olahan, Warga Harap Solusi Jangka Panjang

JAKARTA- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu terus berupaya mencari solusi atas keterbatasan air minum layak di wilayahnya. Salah satu langkah terbaru adalah uji coba konsumsi air hasil olahan di fasilitas PAM Jaya, Pulau Panggang.

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, turut hadir dalam uji coba tersebut. Ia menegaskan bahwa permasalahan air minum layak harus segera mendapatkan solusi permanen agar masyarakat tidak lagi bergantung pada bantuan sementara.

“Upaya ini adalah langkah awal, tetapi belum menjadi solusi jangka panjang. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk CSR seperti Bapak H. Robert, yang telah menyalurkan bantuan air galon bagi masyarakat,” ujar Fadjar.

Pemkab Kepulauan Seribu saat ini menggandeng sejumlah ahli dan pihak terkait dalam mengeksplorasi metode filtrasi modern. Teknologi ini diharapkan dapat mengolah air laut menjadi air minum yang memenuhi standar kesehatan dan bisa diterapkan secara luas.

Meski PAM Jaya sudah berupaya maksimal, tantangan teknis tetap menjadi hambatan utama. Kandungan garam yang tinggi di perairan Kepulauan Seribu membuat proses penyulingan lebih kompleks dibanding daerah lain.

Selain itu, implementasi program penyediaan air bersih oleh PAM Jaya masih dalam tahap perencanaan. Pemkab mencatat bahwa distribusi air minum layak secara merata ke seluruh pulau membutuhkan dukungan infrastruktur yang lebih matang.

“Realisasi ini memerlukan kesabaran dan strategi bertahap. Kami akan terus mendorong agar masyarakat Kepulauan Seribu bisa menikmati akses air bersih yang lebih terjamin dalam waktu dekat,” tambah Fadjar.

Dengan berbagai upaya sinergi antara Pemkab, PAM Jaya, dan mitra CSR, diharapkan solusi jangka panjang dapat segera terwujud. Warga pun berharap bahwa program ini dapat menjadi jawaban atas persoalan air bersih yang telah lama menjadi tantangan bagi kehidupan mereka. (furqon/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *