oleh

CEO Sido Muncul Raih Penghargaan PROPER Emas KLHK 2022 Kategori Green Leadership Utama

POSKOTA.CO – Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat meraih anugerah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) KLHK tahun 2022 untuk kategori Green Leadership Utama. Selain itu Sido Muncul juga meraih penghargaan PROPER 2022 bersama puluhan perusahaan lainnya. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Istana Wapres kepada Hadi Hartoyo, Plant Manager Sido Muncul mewakili Direktur Sido Muncul, pada Kamis (29/12/2022).

Dalam keterangan tertulisnya, Irwan Hidayat menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya menjadi satu dari tiga pemimpin perusahaan yang tahun ini mendapat anugerah PROPER Emas KLHK untuk kategori green leadership utama.

“Penghargaan Proper Emas yang diterima oleh PT Sido Muncul di tahun 2022 ini merupakan penghargaan yang ketiga kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2020,” kata Irwan.

Sedang untuk penghargaan green leadership utama, ini adalah pertamakalinya Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK) memberi penghargaan “Green Leadership Utama“ kepada 3 orang CEO/ direktur perusahaan penerima proper emas. Salah satunya kepada pimpinan Sido Muncul.

Selain anugerah PROPER 2022, tahun ini Sido Muncul juga menerima penghargaan Industri Hijau Level 5 (tertinggi) dari Kementrian Perindustrian. Ini adalah penghargaan ke lima kalinya secara berturut-turut sejak 2018. Tahun ini Sido Muncul juga menerima SDGs Action Awards 2022 sebagai Pelaku Usaha Besar dari Bapenas pada tgl 1 Desember 2022.

“Penghargaan industri hijau level 5, SDG’s Award, PROPER Emas dan CEO Geen Leadership Utama Award adalah pencpaian yang kami syukuri sebagai berkat Tuhan,” kata Irwan.

Dengan diperolehnya keempat penghargaan ini, tahun 2022 diakui Irwan menjadi tahun yang sangat istimewa dan memiliki makna bagi PT Sido Muncul. Penghargaan demi penghargaan yang telah diterima, seolah merupakan jawaban atas apa yang telah dicanangkan oleh Manajemen PT Sido Muncul sejak tahun 2000 melalui visinya, yaitu “memberikan manfaat kepada masyarakat dan lingkungan“.

“Walau diawalnya visi ini sempat dianggap seperti visi misi LSM, tetapi membuahkan banyak penghargaan,” tukas Irwan.

Melalui penghargaan-penghargaan tersebut juga memberikan konfirmasi bahwa perusahaan telah dikelola secara benar dan tidak keluar dari pakem maupun koridor lingkungan. Hal ini penting untuk menjawab tantangan khususnya di masa kini, dimana kita semua tengah bergulat dan berorientasi bagaimana melestarikan lingkungan melalui pengelolaan yang bertanggung jawab secara moral maupun restorasi yang berkelanjutan.

Sido Muncul jelas Irwan akan terus membuat program-program inovasi berkelanjutan untuk mencapai efisiensi Sumber Daya Alam dan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), maupun penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan agar disetiap aktivitasnya memiliki dampak positip dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Untuk menjawab tantangan itu, kami akan terus bekerja sebaik mungkin dan patuh pada aturan pemerintah. Tuhan, berkatilah tanah airku, Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya menjelaskan  anugerah PROPER diberikan guna mendorong setiap aktivitas industri lebih dari sekadar pemenuhan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup, tetapi juga dapat berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau.

“Perusahaan yang mengikuti PROPER, baik jumlah maupun peringkatnya semakin meningkat. Artinya, semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup,” ujar wapres.

Meski begitu, Ma’ruf mengungkapkan masih banyak kinerja perusahaan yang berada di level hitam dan merah. Wapres meminta perusahaan dapat mengejar ketertinggalan dengan memenuhi standar lingkungan.

Diakui Wapres, terjadi penghematan dari upaya efisiensi pengelolaan lingkungan mencapai Rp 126 triliun di 2022, naik 23 persen dari 2021. Hal ini juga termasuk bergulirnya dana Rp 1,89 triliun untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan.

Wapres berharap upaya pemberdayaan masyarakat yang bapak atau ibu lakukan merupakan program berkesinambungan, sehingga dana-dana yang digulirkan akan terus mendorong tumbuhnya wirausaha dan mendukung masyarakat semakin berdaya.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar memaparkan perusahaan yang dinilai dalam kinerja lingkungan PROPER tahun 2022 sebanyak 3.200 unit entitas perusahaan. Jumlah ini meningkat dalam 2 tahun terakhir sebanyak 25 persen. Dengan hadirnya banyak perusahaan baru, capaian rata-rata tingkat ketaatan menurun, alasan utamanya karena perusahaan baru masih mengalami kesulitan dalam pemenuhan kewajiban pemantauan data, pemenuhan ketentuan teknis pengelolaan limbah B3, dan perizinan.

Adapun hasil dari penilaiannya yakni 51 perusahaan mendapat kinerja emas, 170 perusahaan kinerja hijau, 2.031 perusahaan kinerja biru, 187 perusahaan kinerja merah, 2 perusahaan kinerja hitam, serta 59 perusahaan tidak dapat diumumkan karena berproses di Ditjen Gakkum Kementerian LHK dan tidak lagi beroperasi.

Selain itu, Siti mengungkapkan sebanyak 15 pimpinan tertinggi atau CEO dari 99 perusahaan kandidat emas telah terpilih untuk dinilai sebagai green leader dan mendapat kesempatan mempresentasikan kapasitasnya dalam membawa sustainable company.

“Penghargaan khusus dianugerahkan kepada pimpinan perusahaan yang dinilai berhasil dan mampu menginspirasi individu lain dalam melakukan pelestarian lingkungan, yaitu 3 CEO green penghargaan leadership utama dan 2 CEO mendapat green leadership inspiratif,” tandas Siti. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *