KUNINGAN – Pemerintah Desa Cikaduwetan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, akan melakukan optimalisasi rehab balai desa setempat, dengan menyerap anggaran yang bersumber dari bantuan pemerintah provinsi, dalam Program Insfratruktur Pedesaan (IP) Tahun 2024. Hal tersebut ditengarai, setelah Pemdes Cikaduwetan, memulai kegiatan rehabilitasi gedung tersebut, pada Minggu (10/11/2024) ini.
Ketika dikonfirmasi POSKOTAONLINE.COM di sela-sela mengoordinasi jalannya pekerjaan, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Sugeng Laksono, membenarkan jika pihaknya sedang melaksanakan kegiatan dimaksud. “Iya betul pembangunan rehab balaidesa sudah kami mulai hari ini, Minggu (10/11/2024),” terangnya.
Dijelaskan Sugeng, rehab balai desa telah menjadi rencana pihaknya dengan mengimplementasikan serapan dana IP bantuan Pemprov Jawa Barat tahun anggaran 2024. “Kondisi bangunan balai desa terutama di bagian belakang sudah sangat memprihatinkan, dan akhirnya menjadi prioritas kami untuk diperbaiki tahun ini (2024-red),” ujarnya.
Disebutkan Kasi Kesejahteraan Pemdes Cikaduwetan ini, kayu-kayu pada bagian bangunan sudah keropos dan rapuh, sehingga mengundang potensi bahaya jika tidak secepatnya direhab. “Seingat saya bangunan ini selama lebih 20 tahun baru tersentuh rehab sekarang, sebab ketika itu dibangun pada masa kepemimpinan mendiang Kepala Desa Pak Jojo,” ujarnya mengenang.
Sehubungan itu, sambungnya, Kepala Desa Cikaduwetan meminta dan memerintahkan kepada dirinya selaku TPK, agar mengoptimalkan kualitas rehab bangunan ini, supaya lebih kokoh, kuat dan tidak gampang rusak.
Terpisah, saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp (WA), Kepala Desa Cikaduwetan Riki Yakub, S.Pd bersyukur menjelang akhir tahun 2024 sekarang, pihaknya bisa mewujudkan keinginan dan rencana merehabilitasi gedung balaidesa. “Semoga hasil rehab gedung ini memiliki kualitas yang baik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pihak pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Sebagai kepala desa, dirinya berharap peningkatan sarana gedung balaidesa nanti, akan memotivasi rekan perangkat desa dalam menjalankan rutinitas tugas dengan lebih baik lagi. “Kenyamanan tempat kerja nanti diharapkan memantik peningkatan kinerja pemerintah desa dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan serta pelayanan terhadap masyarakat,” pungkasnya. (*/cep)







Komentar