POSKOTA.CO- Renovasi Gedung ruang data dan informasi kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) di Kecamatan Bulupoddo, telah habis kontrak masa kerjanya pertanggal 5 Juli 2021 kemarin.
Saat ditemui di ruangan kerjanya, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) Sinjai H.Kamaruddin Samma mengakui ketika pekerjaan Renovasi Gedung ruang data dan informasi kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sudah habis masa kontrak kerjanya dan pekerjaan belum selesai.
H. Kamaruddin menjelaskan, progres pembangunannya hingga saat ini baru mencapai 80 persen. Namun sebelum diberikan tambahan waktu perogres pembangunannya hanya mencapai 40 persen. “Untuk saat ini kontrak kerja dengan pihak ketiga memang sudah habis dan bahkan denda sudah berjalan pada tanggal 5 Juli 2021 kemarin,” ungkapnya. Kamis (15/7/2021).
H. Kamiruddin mengatakan, meski kontraknya sudah selesai pihaknya sudah memberikan penambahan waktu 15 hari kedepan untuk menyelesaikan pekerjaan. “Dendanya sudah berjalan, perhari jumlahnya seperseribu dari jumlah dana setelah dipotong PPH,” ujarnya.
Ditambahkannya, hingga saat ini progres renovasi pembangunan balai penyuluh pertanian yang terletak di kecamatan bulupoddo baru mencapai 80 persen.
“Progresnya baru mencapai 80 persen. Sebenarnya bahan sudah ada namun dikarenakan cara kerja yang lambat, dilihat dari lokasi bangunan wah bagus tidak ada kendala untuk maerial, berarti kelalaian kontraktornya sehingga pekerjaan belum selesai,” sebutnya.
Lanjut H. Kamaruddi, setelah kami tinjau tadi pagi Alhamdulillah progresnya sudah mencapai 80 persen, lantai sudah selesai, kaca jendela sudah terpasang, rangka baja juga sudah terpasang, bahkan sudah melakukan pengecetan.
“Pekerjaan sudah hampir selesai, walaupun pihak rekanan sudah dikasi tambahan waktu, namun, mereka tidak bisa selesaikan, ya pasti kontrak kerjanya akan dicabut,” tegasnya.
Diketahui, renovasi ruang data dan informasi kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sinjai menelan anggaran Rp95 juta yang seyogyanya rampung bulan ini. (Jumardi)







Komentar