oleh

INSA Dorong Pemerintah Program Vaksin Pelaut Dilakukan di seluruh Pelabuhan

POSKOTA.CO – Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) terus mendorong program vaksinasi pelaut dilakukan di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Ketum INSA Carmelita Hartoto mengatakan sejak awal pandemi Covid-19, DPP INSA menaruh perhatian serius terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja, khususnya para pelaut di atas kapal.

Oleh karenanya, ketika  dimulai vaksinasi, DPP INSA mengusulkan agar pelaut menjadi kelompok pekerja yang mendapat prioritas penerima vaksin, mengingat mereka berada di garda depan dalam kelancaran logistik nasional.

“Apalagi IMO juga menetapkan pekerja maritim sebagai keyworkers,” kata Carmelita salam siaran persnya, Kamis 15 Juli 2021.

Berkat pelaut juga, adanya ketersediaan barang, termasuk alat kesehatan dan obat-obatan selama pandemi ini di seluruh Indonesia.

“Peran pelaut ini sangat besar, sejak awal kami menaruh perhatian serius terhadap keselamatan mereka dan berusaha agar pelaut bisa mendapatkan vaksin secepatnya di seluruh Indonesia,” katanya.

Ketua SDM Bidang Pelaut DPP INSA Capt. Johan Novitrian menambahkan aejwk Maret 2020, DPP INSA selalu mengingatkan mengenai bahaya virus Covid-19 dan perlunya penanganan yang tepat dalam kegiatan kerja di perusahaan pelayaran serta pengoperasian kapal-kapal anggota INSA.

DPP INSA juga memastikan  pentingnya apakah asuransi kesehatan terkait dengan industri pelayaran sudah dimiliki oleh perusahaan anggota INSA dan tersedia demi memberi perlindungan terhadap pekerja pelayaran, pelaut dan juga untuk kapal itu sendiri.

Di awal 2021, DPP INSA melakukan pendekatan melalui KADIN untuk melaksanakan program vaksinasi mandiri bagi perusahaan pelayaran anggota INSA.

INSA juga terlibat aktif dalam program vaksinasi mitra kerja Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang dilaksanakan pada bulan Maret dan April 2021 lalu.

Saat ini kata Capt. Johan, pihaknya masih terus mengumpulkan database pelaut seluruh Indonesia dengan meminta data pelaut dari seluruh perusahaan anggota INSA dan sebagian data pelaut sudah diserahkan kepada Kemenhub.

Dikatakan ada tantangan dalam pendataan pelaut penerima vaksin ini dimana domisili pelaut, jenis kapal yang menjadi tempat kerja dan jadwal istirahat pelaut berbeda satu sama lain sehingga untuk menyatukan pelaut dalam satu pertemuan untuk ikut program vaksin menjadi terkendala.

Oleh karenanya, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah agar semua pelaut dapat menerima vaksin dalam segala kesempatan.

Perjuangan INSA pun direspon positif oleh pemerintah dengan dilaksanakannya Program Vaksinasi untuk 10,000 Pelaut dan Pekerja Pelayaran di Terminal Penumpang Nusantara, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pelaksanaan vaksinasi pelaut ini merupakan hasil komunikasi dan sinergi antara DPP INSA dan pemerintah, khususnya Kemenhub.

Vaksinasi ini mendapat respon positif dari para pelaut dan pekerja pelayaran.

Berdasarkan hasil rekapitulasi data dari Balai Kesehatan Kerja Pelayaran, efektif 23 Juni 2021, tercatat sudah 11,042 pelaut yang divaksin di Pelabuhan Tanjung Priok dan Sunda Kelapa.

Capt. Muhammad Syamsudin, Nakhoda Kapal Crewboat Pan Marine 9 mengaku bersyukur telah mendapat vaksinasi, setidaknya tubuh bisa mendapatkan tambahan sistem imunisasi sehingga bisa meminimalisir dampak bila terkena virus Covid-19.

“Kami berterima kasih atas kepada pemerintah, terlebih kepada INSA yang telah mengupayakan sejak awal agar pelaut mendapat vaksinasi secepatnya,” ujarnya.

Saudi, Kepala Kamar Mesin Kapal Crewboat Pan Marine 11 juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada INSA dan pemerintah karena pelaut mendapat prioritas vaksin.

DPP INSA juga akan menginstruksikan DPC INSA untuk berkoordinasi dengan syahbandar setempat guna mendata pelaut dan pekerja pelayaran di daerah setempat agar bisa mendapatkan vaksinasi yang sama.

DPP INSA juga mengapresiasi percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah saat ini sebagai usaha untuk menekan penyebaran Covid-19 varian Delta yang sedang merebak di tengah masyarakat. (D)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *