oleh

Wagub DKI Ahmad Riza Patria Dipanggil Polda Metro Terkait Habib Rizieq

POSKOTA.CO-Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria hari ini (Kamis 18/11/2020) dipanggil penyidik Polda Metro Jaya. Orang nomor dua di DKI itu akan diminta klarifikasi oleh penyidik terkait kerumunan pada acara Habib Rizieq Shihab.

Selain Wakil Gubernur Ahmad Riza, penyidik juga memanggil Kadinkes DKI, ketua panitia penyelenggara dan pihak keamanan Bandara Soekarno Hatta (Soetta). “Hari ini empat yang kita panggil,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, Kamis (19/11/2020).

Dalam undangan klarifikasi, polisi menggali mulai dari status dan dasar hukum DKI Jakarta dan antisipasi yang dilakukan pemerintah setempat terkait berlangsungnya acara Habib Rizieq di Petamburan.Yang digali adalah sesuai UU yang mau diterapkan yaitu UU Kekarantinaan.

Dari unsur pemerintah, menurut Kombes Ade Hidayat terkait status Jakarta seperti apa dasar hukumnya. “Apa upaya yang sudah dilakukan dan dikaitkan dengan kegiatan yang telah terjadi di Petamburan itu,” ujarnya.

Sedang pemanggilan kepada ketua penyelenggara acara di Petamburan, penyidik ingin menggali apakah pihak panitia acara mengetahui status Jakarta di masa pandemi sebelum melangsungkan acara tersebut. “Apa dia mampu memperkirakan undangan nya seperti apa. Itu yang akan kita gali,” tambah Kombes Tubagus Ade.

Sementara Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria sendiri diketahui ikut menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat (13/11) lalu. Acara peringatan Maulid Nabi yang juga dihadiri Habib Rizieq Shihab diselenggarakan oleh Majelis Taklim dan Zikir Al-A’faf pimpinan Alhabib Ali bin Abdurahman Assegaf.

Acara tersebut disiarkan langsung akun YouTube Front TV, Jumat (13/11/2020). Ahmad Riza tampak memakai pakaian putih dengan memakai maskerduduk berjajar dengan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali.

Pihak kepolisian berencana untuk mengklarifikasi semua pihak terkait acara yang menyebabkan terjadinya kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Hingga kini, pihak kepolisian juga sudah meminta klarifikasi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *