oleh

Saluran Jalan Galur Dikuras, Lurah: ‘Mampet Karena Banyak Sampah dan Lumpur’

POSKOTA.CO – Guna memperlancar aliran air di perempatan tikungan maut, Jalan Galur Jaya hingga Galur Selatan, Jakarta Pusat,  sepuluh pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Johar Baru dikerahkan untuk menguras lumpur dan sampah yang menyumbat pada saluran tersebut

Lurah Galur, Ati Kusmiati, mengemukakan pengurasan saluran air di Jalan Galur Jaya hingga Jalan Galur Selatan diusulkan untuk dikuras petugas SDA karena sampah dan lumpur nya sudah menebal. Sehingga fungsi alirannya mampet.

“Kami harapkan warga maupun pedagang peduli terhadap kebersihan. Buanglah sampah pada tempatnya, karena jika membuang sampah ke saluran ini tentunya akan berdampak saluran nya menjadi mampet,” ungkap Ati, Kamis (28/10/2021).

Karena itu, kata Ati,  saat ini memasuki musim hujan ekstrem. “Kami imbau dan ingatkan juga nih pedagang jangan memberikan contoh jualan di atas saluran air ini. Kalau sudah berdagang di dalam Lokasi Binaan (Lokbin) Abdul Gani atau Pasar Gembrong jangan lagi buka lapak di atas saluran,” tegas Ati, didampingi Rojikin, Kasatpol PP Kecamatan Johar Baru.

Sementara itu, Petugas Penunjang Juru Ukur (PPJU) SDA Kecamatan Johar Baru, Solehudin, menambahkan untuk menguras lumpur di saluran air tersebut sebanyak sepuluh pasukan biru Satgas SDA Kecamatan Johar Baru dikerahkan ke lokasi mengerjakan dengan alat manual seperti, cangkul, karung plastik, linggis, bogem, ember, gerobak celeng, mesin genset dan breaker.

“Pengurasan lumpur usulan dari Kelurahan Galur ini mulai dikerjakan 25 Oktober 2021 kemarin. Sedangkan panjang saluran air yakni 189 meter meliputi lebar 60 cm dan tinggi saluran 70 cm dengan ketebalan sendimen lumpur 30 cm,” ungkapnya.

Dia mengatakan, seluruh lumpur hasil pengurasan akan dibuang ke PLTU Ancol, Jakarta Utara yang diprediksi pengurasan tuntas seminggu lagi,” katanya. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *