oleh

Penyalahgunaan Narkotika, Dua Pemuda Tanggung Diringkus Polisi

POSKOTA.CO – Kepolisan Sektor Bekasi Kota meringkus dua pemuda tanggung dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Kedua tersangka, yakni SAZ (19) dan ACIL (19) diringkus di dua tempat dan waktu yang berbeda.

SAZ yang berstatus sebagai mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi di Jakarta, diringkus terlebih dahulu oleh Tim Unit Narkoba Reskrim Polsek Bekasi Kota setelah kedapatan menyimpan narkotika, jenis ganja.

Dari pengembangan SAZ, polisi kemudian melakukan pengembangan dan kemudian menangkap ACIl yang kedapatan menyimpan narkotika, jenis Shabu. Hal itu dibenarkan, Kapolsek Bekasi Kota Kompol Armayni.

Menurutnya, penangkapan kedua pelaku bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat. “Kami menerima informasi dari masyarakat. Kemudian tim Unit Narkoba Reskrim Polsek Bekasi Kota, mengamankan dua pelaku yang kini menghuni di LP berbeda. Untuk pelaku SAZ, kedapatan menyimpan narkotika, jenis ganja, sementara ACIL kedapatan menyimpan narkotika, jenis shabu,” katanya kepada para awak media, Kamis (22/10/2020).

Dari informasi yang doterima, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus SAZ di rumahnya, Jalan Tiva, Mekar Jaya, Sukma Jaya, Depok, Jawa Barat pada 17 Oktober 2020, sekira pukul 04:30 WIB. Dari tangan SAZ, polisi berhasil mengamankan barang bukti, berupa ganja kering dengan total seberat 527 gram.

“Ganja tersebut dikemas di dalam lima bungkus kertas cokelat dengan berat 237 gram. Kemudian tiga bungkus kertas cokelat, seberat 117 gram, serta delapan bungkus paket ganja, siap edar, seberat 63 gram. Keseluruhannya adalah 527 gram,” jelas Kompol Armayni.

Dari penangkapan SAZ, polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap ACIL di dalam rumah kontrakan, Jalan Bintara II, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, kota Bekasi pada 18 Oktober 2020, sekira pukul 24:00 WIB. Dari tangan ACIL, polisi juga mengamankan barang bukti berupa narkotika, jenis shabu dengan total seberat 6,62 gram.

Barang bukti ditemukan di dalam kotak hitam yang didalamnya terdapat 16 bungkus plastik klip bening yang berisi shabu dengan berat brutto 3,72 gram. “Selain itu, satu bungkus plastik klip bening, berisi narkotika golongan 1 bukan tanaman, jenis shabu seberat 2,90 gram. Berat total keseluruhan 6,62 gram,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, kedua pelaku mengaku barang bukti yang telah disebutkan, milik mereka dengan cara membeli dari seseorang yang hingga saat ini masih buron alias masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Untuk SAZ, total ganja yang dimilikinya, dibeli seharga Rp5.600.000 untuk diedarkan di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya. Sedangkan untuk ACIl, shabu dibeli seharga Rp4.500.000 untuk diedarkan di sekitar pasar Pondok Gede, Kota Bekasi.

Atas perbuatannya, SAZ dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider 111 ayat 1 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. Sedangkan untuk ACIL, dijerat Pasal 114 Pasal 2 subsider 112 ayat 2 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. (ra/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *