oleh

Pemilihan Ketua PWI Depok Harus Bersih Dari Campur Tangan Pemkot Depok

POSKOTA. CO – Kalangan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok meminta jajaran Eksekutif atau birokrat di Depok tidak perlu intervensi atau ikut campur terkait rencana pemilihan Ketua PWI Depok periode 2021 – 2024 mendatang.

“Serahkan semua ke wartawan yang tergabung sebagai anggota PWI Depok dan tidak perlu campur tangan atau intervensi pihak luar terlebih kalangan birokrat di Pemkot Depok agar Demokrasi berjalan dengan baik di kalangan wartawan, ” tegas Rido Lingga, wartawan senior RRI, Rabu (31/3).

Kegiatan Konferensi Wilayah (Konferwil) PWI Kota Depok akan digelar 10 April 2021 mendatang salah satunya memilih Ketua PWI Depok namun dugaan adanya campur tangan diluar kalangan anggota PWI Depok yang memiliki hak pilih semakin terasa bahkan beberapa isu sudah terdengar mulai dari susunan pengurus PWI Depok periode tiga tahun mendatang serta adanya persiapan mengelontorkan dana untuk memenangkan satu kandidat kuat.

Menurut dia, sangat disayangkan jika ada oknum jurnalis yang memanfaatkan kedekatan dengan pejabat untuk menjadi Ketua PWI Depok seharusnya konferwil itu adalah ajang prestige wartawan untuk unjuk kepemimpinan dan program PWI Depok ke depan bagi seluruh anggota PWI buka untuk kepentingan pribadi dan beberapa orang saja.

“Pilih Ketua PWI Depok yang mampu merangkul semua golongan tanpa memandang status atau latar belakangnya khususnya di internal PWI. Agar tidak terjadi pengkotak-kotakkan yang berujung membawa suasana tidak kondusif di internal PWI,” katanya.

Hal senada dikatakan H. Jaya Kamarullah, wartawan Kabarpublik, percayakan saja ke anggota PWI Depok untuk memilih Ketua PWI yang dapat merangkul, mengajak dan mensejahterakan anggotanya. “Jangan hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya saja, ” ujarnya yang juga pernah menjadi Ketua PWI Jakarta Utara.

Sudah saatnya PWI Depok berbenah, tidak ada kubu-kubuan seperti kegiatan PIlkada serentak beberapa bulan lalu. Sudah saatnya PWI bekerja, memberikan informasi dan melayani masyarakat dengan baik tentunya tetap harus mengekritisi, memiliki fakta dan tidak hoak dalam menyampaikan informasi atau pemberitaan ke masyarakat Kota Depok, katanya. (anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *