POSKOTA.CO – Sejak awal tahun 2020, Covid-19 masih terus menyerang berbagai Negara di dunia tak terkecuali Indonesia. Aktivitas perkantoran, pendidikan dan usaha masih dibatasi untuk mencegah pandemik semakin meluas.
Namun, rupanya pembatasan ini menimbulkan permasalahan baru berkaitan dengan kesehatan. Kurangnya aktivitas, membuat membuat jumlah penderita obesitas meningkat, dan jumlah orang yang rentan terhadap Corona juga semakin tinggi.
Mengutip Borneo Bulletin, obesitas menjadi salah satu faktor resiko penyakit lainnya, tak terkecuali memperparah penyakit Covid-19. Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 5.200 pasien Covid-19 menunjukkan, pasien dengan BMI tinggi lebih rentan terinveksi virus yang berawal dari China ini.
“Kurangnya produktivitas di siang hari, membuat sebagian masyarakat tidak mengatur pola hidup sehat, begadang nonton Tv jadi laper, malah iseng buat mie instan, Semenjak pandemic ini orang orang lebih suka makanan junkfood padahal aku punya resep makanan enak dan sehat berkalori rendah untuk kaum rebahan yang gampang banget untuk di buat kaya nugget jamur dan sandwich” ujar Fatien Triananda Kumara Putri, S.Gz (23) Ahli Gizi RS Mitra keluarga Timur, menjelaskan kepada Ayessa Dita Salsabillah yang melakukan konsultasi kesehatan sekaligus menuliskan artikel mengenai obesitas.
Fatien juga menjelaskan, salah memilih makanan juga ikut andil dalam penambahan berat badan di masa pandemic seperti saat ini. Mayoritas masyarakat lebih memilih makanan siap saji yang cenderung tinggi lemak, karbo dan gula.
“Padahal, masak sendiri makanan sehat itu gampang kok. Saya sering berbagai resep-resep mudah makanan sehat di akun instagram milik saya. Boleh kok dipraktikan di rumah, resepnya gratis,” ucap Fatien.
Perempuan berhijab itu juga menyarankan, agar masyarakat rajin berolah raga. “Tidak perlu yang berat, mengepel dan menyapun juga bisa bantu jaga kebugaran lho,” tandasnya.







Komentar