POSKOTA.CO – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai pandemi Covid-19 yang dari hari ke hari terus melonjak. Dalam sehari terakhir, kasus baru tercatat sebanyak 1.310 pasien sehingga jumlah warga Ibukota yang saat ini tengah menjalani perawatan maupun isolasi sebanyak 15.534 orang.
“Kasus baru masih terus bermunculan, bahkan dalam sehari kemarin (Selasa) tercatat sebanyak 1.310 orang menjalani perawatan,” ujar Anies di Jakarta, Rabu (20/7). Anies mengimbau masyarakat untuk lebih berdisiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. “Kondisi di lapangan belakangan ini tampak kendor terhadap prokes. Masyarakat harus lebih disiplin terhadap, termasuk pakai masker, sebagai upaya menghindari penularan,” tandasnya.
Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia membenarkan bahwa jumlah kasus aktif di Jakarta hari Selasa naik sejumlah 1.310 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 15.534 orang yang masih dirawat atau isolasi. “Kemarin juga telah dilakukan tes PCR sebanyak 14.363 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 13.498 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.485 positif dan 11.013 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 28.358 orang, dengan hasil 1.263 positif dan 27.095 negatif. “Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR,” papar Dwi.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.27.430 dengan tingkat kesembuhan 97,6%, dan total 15.371 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%. “Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 14,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%,” imbuh Dwi.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta terus menyediakan tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU. “Hingga 17 Juli 2022, dari 140 RS yang merawat Covid-19, untuk tempat tidur isolasi sejumlah 3.604. Adapun persentase keterisian sebesar 18% dengan total pasien isolasi sebanyak 662 orang. Sedangkan, untuk tempat tidur ICU sejumlah 610, persentase keterisiannya sebesar 10% dengan total pasien ICU sebanyak 64 orang,” pungkas Dwi. (eli)







Komentar