JAKARTA – Sekitar 400 orang mengatasnamakan Solidaritas Umat Muslim Jakarta (SUMJ) menggelar orasi di depan kantor DPW PKS Jakarta yang berlokasi di kawasan Kemayoran Jakarta Pusat. Mereka menyampaikan aspirasi agar partai tersebut menindak kadernya yakni Cawagub Suswono yang dianggap telah melakukan penistaan agama.
“Kami bergerak bersama dengan satu tujuan menuntut PKS Jakarta bersikap tegas terhadap Pak Suswono yang mana dalam satu pidatonya diduga telah menistakan agama melalui candaanya tentang janda kaya sebaiknya menikah dengan pemuda pengangguran,” tegas Koordinator Aksi SUMJ Oky Ibrahim usai menggelar orasi, Sabtu (23/11).
Oky menyampaikan bahwa tuntutanya terhadap DPW PKS DKI Jakarta sebagai partai yang menaungi Suswono merupakan desakan massa akar rumput yang merasa prihatin dengan pernyataan tersebut. “Kami prihatin, aduan kepada pihak berwenang juga sudah kami lakukan, semoga para petinggi PKS mendengarkan aspirasi masyarakat muslim Jakarta terhadap Suswono agar diberikan sanksi tegas,” tandasnya.
Pihaknya juga bakal melakukan aksi serupa untuk mendesak Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) Jakarta agar menindaklanjuti laporan sejumlah kelompok masyarakat atas dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Suswono.
“Kami menilai Bawaslu sangat lamban memproses laporan-laporan yang masuk atas kasus dugaaan penistaan agama sehingga kami akan melakukan aksi yang sama mendesak agar Bawaslu menjalankan tupoksinya,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, SUMJ juga mendesak jajaran Polda Metro Jaya segera memeriksa Suswono, meski Suswono telah minta maaf tapi proses hukum harus berjalan sebagaimana kasus Ahok. “Kami juga mendesak Polisi segera memeriksa Suswono dengan Pasal 156a tentang penodaan agama,” pungkasnya. (jo)







Komentar