POSKOTA.CO – Petugas Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, menangkap empat pelaku perampokan, dan tiga di antaranya ditembak karena melawan.
“Dengan modus pecah kaca, para pelaku beroperasi dalam kelompok. Mereka berbagi peran masing-masing,” kata Kepala Polres Kediri Kota AKBP Budhi Herdi Susianto saat gelar perkara di Kediri, Sabtu Para pelaku terlibat dalam kasus perampokan yang menimpa Rudi Sentosa (33), warga Kelurahan Kemasan, Kota Kediri. Korban saat itu mengambil uang di sebuah bank swasta yang ada di Kediri sebesar Rp50 juta.
Setelah mengambil uang, korban langsung pergi menggunakan mobil Toyota Innova AG 776 AJ. Namun, korban sempat singgah di sebuah kafe, dan di tempat itu, uang itu ditinggal. Saat itulah, pelaku mengambil uang korban.
“Korban sudah dibuntuti dan saat berhenti di kafe, kaca mobil dipecah dan diambil uangnya,” kata Kapolres.
Polisi saat kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati identitas para pelaku. Petugas langsung memburu mereka, yang ternyata sudah lari ke luar kota.
Para pelaku antara lain:
O. HJ,44, bertugas pengawas situasi
o. AA,21, berperan sebagai eksekutor,
o. RF,26, berperan sebagai eksekutor,
o. JO,26, berperan joki sepeda motor.
Kapolres juga menyebut, saat melakukan aksinya, pelaku menggunakan alat khusus agar suara kaca yang dipecah tidak terlalu keras. Mereka juga langsung melarikan diri setelah merusak kaca mobil korban, dengan membawa uang sebesar Rp50 juta. Uang hasil kejahatan tersebut langsung dibagi, dan sebagian uang itu telah dibelanjakan.
Polisi menahan para pelaku dari tempat mereka tinggal, serta barang bukti. Bahkan, polisi juga ke Semarang, Jateng, untuk mencari pelaku JO. Mereka dibawa petugas ke Polres Kediri Kota, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sejumlah barang yang dibawa sebagai barang bukti antara lain telepon seluler, uang tunai, buku tabungan, dua sepeda motor yaitu Honda Beat dengan nomor polisi AA 6237 ZD dan Honda Vario dengan nomor polisi AE 4594 VN, serta sejumlah barang bukti lainnya.
Polisi, kata dia, juga terus menginterogasi para pelaku. Dari keterangan mereka, ada dua lokasi yang mereka juga terlibat, yaitu pecah kaca di Magetan, dengan kerugian uang senilai Rp20 juta, serta percobaan perampokan dengan modus menggunakan paku payung di Madiun. Saat ini, polisi terus mengembangkan kasus itu, dimungkinkan masih ada pelaku lain yang belum tertangkap.
Sementara itu, para pelaku masih berada di Mapolres Kediri Kota, untuk melengkapi berkas. Luka bekas tembakan di kaki pelaku masih dibalut dengan perban.







Komentar