
POSKOTA.CO – Polsek Cikole, Kota Sukabumi memburu sindikat perampok dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di Jalan Ahmad Yani yang menyebabkan korbannya kehilangan harta benda yang disimpan dalam mobilnya.
“Diduga, pera pelaku perampok dengan modus pecah kaca tersebut sudah menguntit si korban dan mengetahui apa saja barang berharga dalam mobil si korban,” kata Panit Reskrim Polsek Cikole, Iptu Jupri kepada wartawan, Minggu.
Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi saat korban yang diketahui bernama Bayu Dwi Purwanto pemilik Honda Civic bernomor polisi B 269 NDU memarkir mobilnya di Jalan Ahmad Yani untuk membeli makanan tradisional sekoteng yang sekitar 20 meter dari mobilnya yang diparkir.
Lebih lanjut, setelah korban meninggal kendaraan diduga perampok yang jumlahnya lebih dari satu orang langsung melakukan aksinya dengan cepat padahal saat kejadian, kondisi di tempat parkir mobil korban cukup ramai dengan penjual. Akibat kejadian ini, pelaku mengalami kerugian cukup besar yakni harus kehilangan uang tunai belasa tujuan rupiah, telepon genggam dan barang beharga lainnya.
Menurut Jupri, pihaknya saat ini masih mengembangkan kasus ini dan sudah memeriksa beberapa saksi termasuk korban. Diduga, untuk memecahkan kaca mobil korban, pelaku hanya menggunakan tangan kosong karena ada bercak darah pada serpihan kaca yang diduga darah tersangka.
“Kami sudah membentuk tim dan berkoordinasi dengan pihak Polres Sukabumi Kota untuk mengejar pelaku perampokan dengan modus pecah kaca mobil ini,” tambahnya.
Sementara, juru parkir di lokasi kejadian, Yasmo mengaku tidak melihat aksi tersebut, bahkan ia menyebutkan saat kejadian di lokasi ada beberapa pedagang kaki lima yakni penjual sate dan lain-lain.”Kami tidak mendengar ada suara benda pecah, tahu-tahu pemilik mobil panik karena kacanya sudah pecah dan harta bendanya raib,” katanya.







Komentar